Pengamat: Olah-olah Bahlil Tak Akan Mempengaruhi Kepemimpinan Prabowo

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (red).

i

Foto (red).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Pengamat politik dan hukum, Egi Hendrawan, menyoroti kedatangan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia bersama sejumlah pengurus DPP Partai Golkar. Menurutnya, langkah tersebut merupakan manuver politik yang bertujuan untuk mendekatkan diri dengan Presiden Prabowo Subianto.

“Ketua Umum Partai Golkar saat ini sedang mencoba mengolah Presiden Prabowo demi mencari selamat. Tapi saya kira Presiden Prabowo tidak bisa begitu saja diolah oleh Bahlil. Beliau (Prabowo) tidak semudah itu percaya,” ujar Egi, Kamis (28/8).

Egi menilai, kepemimpinan Bahlil di Partai Golkar justru banyak melukai hati kader, pengurus senior, dan simpatisan. Ia menilai gaya kepemimpinan Bahlil terlalu elitis dan tidak mampu merangkul semua lapisan kader.

“Model kepemimpinan Bahlil ini gagah-gagahan saja. Siapa yang berbeda pandangan dianggap musuh politik. Banyak sesepuh dan senior Golkar justru dipensiunkan dari kepengurusan,” tambahnya.

Lebih jauh, Egi menyebut Bahlil kerap melakukan politik dua kaki dengan tetap membangun komunikasi diam-diam kepada pihak manapun yang menguntungkannya. “Golkar ini bukan hanya milik pengurus yang berada di lingkaran Bahlil, tapi milik seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Egi juga menyoroti sejumlah kebijakan dan perilaku yang dinilainya mencoreng citra partai, mulai dari polemik distribusi gas 3 kg yang memakan korban jiwa rakyat, izin tambang di Raja Ampat, hingga aksi joget pengurus Golkar di tengah kesulitan ekonomi masyarakat.

“Yang lebih parah, beredar pula foto diduga Bahlil bersama minuman beralkohol dengan harga fantastis. Ini jelas menimbulkan amarah publik,” ungkapnya.

Karena itu, ia berharap Presiden Prabowo lebih berhati-hati dalam menyikapi lobi-lobi politik yang dilakukan oleh Bahlil. “Kami berharap Presiden jangan pernah percaya dengan akal bulus semacam itu. Prabowo pasti lebih tajam mata dan telinganya sehingga tidak mudah diolah-olah oleh Bahlil,” pungkas Egi.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo
Jokowi Temui Penggiat Buruh Migran di Lampung, Bahas Perlindungan PMI
Politik Dua Kaki PDIP Bikin PKB Gelisah, Pengamat: Gerus Posisi Tawar Koalisi
DPW PKB Banten Susun Kepengurusan DPC 2026-2031, Tekankan Keterwakilan Daerah
Dua DPC PPP Tuntaskan Muscab, DPW Papua Barat Daya Siap Perkuat Struktur Partai
Dari Pengabdian Menuju Kemenangan, PKB Lebak Siap Bergerak Lebih Solid dan Dekat dengan Rakyat
Adde Rosi Sebut Keterwakilan Perempuan di DPR Tak Cukup Angka, Perlu Posisi Strategis
Golkar: E-Voting Perlu Kajian Mendalam, Infrastruktur dan Regulasi Matang
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:18 WIB

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:02 WIB

Jokowi Temui Penggiat Buruh Migran di Lampung, Bahas Perlindungan PMI

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:15 WIB

Politik Dua Kaki PDIP Bikin PKB Gelisah, Pengamat: Gerus Posisi Tawar Koalisi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:57 WIB

DPW PKB Banten Susun Kepengurusan DPC 2026-2031, Tekankan Keterwakilan Daerah

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:12 WIB

Dua DPC PPP Tuntaskan Muscab, DPW Papua Barat Daya Siap Perkuat Struktur Partai

Berita Terbaru

Sekjen Matahukum Mukshin Nasir

Hukum dan Kriminal

Kasus BTS 27 M, KPK Panggil Dito Kasus Haji, Matahukum: Jangan Lolos Lagi

Rabu, 1 Jul 2026 - 17:23 WIB