Golkar Yakin Prabowo Mampu Jadi Mediator Konflik AS-Israel dan Iran

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia meyakini Presiden Prabowo Subianto memiliki kemampuan untuk melakukan mediasi konflik Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. Bahlil mengaku sangat memahami kemampuan Prabowo.

“Saya tidak menanggapi pihak-pihak di luar ya. Negara kita ini negara demokrasi, semua orang boleh berpendapat, semua orang boleh berpikir. Itu adalah salah satu konsekuensi daripada negara demokrasi,” kata Bahlil di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (6/3/2026).

“Tapi bagi Partai Golkar adalah sangat memahami, mengerti, dan percaya kepada kemampuan Bapak Presiden Prabowo,” sambungnya.

Menteri ESDM ini mengaku baru saja mendampingi Prabowo dalam kunjungan ke sejumlah negara, seperti Jepang, Amerika Serikat, London di Inggris, Yordania, hingga Uni Emirat Arab. Dari kunjungan tersebut, Bahlil mengaku melihat kedekatan hubungan Prabowo dengan para pemimpin negara lain.

“Jadi kalau yang tidak tahu Pak Presiden Prabowo itu wajar, tapi bagi kami Partai Golkar yang tahu Bapak Presiden Prabowo, insyaallah kami sangat yakin terhadap kemampuan beliau dalam melakukan komunikasi politik antar kepala-kepala negara di dunia,” tuturnya.

Sebagai informasi, Prabowo berencana menjadi mediator terkait eskalasi konflik antara AS-Israel dan Iran. Prabowo juga disebut telah menghubungi pemimpin negara teluk.

Menteri ATR/BPN sekaligus tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Nusron Wahid, menyampaikan langkah Prabowo untuk menjadi mediator mendapat sambutan baik dunia. Nusron mengatakan negara-negara di Timur Tengah mendukung inisiasi tersebut.

“Sambil melihat keadaan, tadi disampaikan, prinsipnya Bapak Presiden menginginkan adanya pertemuan dengan Iran. Untuk menjadi mediasi dan Iran membuka diri,” kata Nusron Wahid usai acara buka puasa Presiden Prabowo bersama para tokoh ulama di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3).

“Dan kemudian langkah-langkah yang diambil Pak Presiden itu mendapat support dari beberapa negara Timur Tengah dan negara Islam lain. Termasuk dari Pakistan, termasuk juga dari UAE (Uni Emirat Arab),” terangnya

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo
Jokowi Temui Penggiat Buruh Migran di Lampung, Bahas Perlindungan PMI
Politik Dua Kaki PDIP Bikin PKB Gelisah, Pengamat: Gerus Posisi Tawar Koalisi
DPW PKB Banten Susun Kepengurusan DPC 2026-2031, Tekankan Keterwakilan Daerah
Dua DPC PPP Tuntaskan Muscab, DPW Papua Barat Daya Siap Perkuat Struktur Partai
Dari Pengabdian Menuju Kemenangan, PKB Lebak Siap Bergerak Lebih Solid dan Dekat dengan Rakyat
Adde Rosi Sebut Keterwakilan Perempuan di DPR Tak Cukup Angka, Perlu Posisi Strategis
Golkar: E-Voting Perlu Kajian Mendalam, Infrastruktur dan Regulasi Matang
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:18 WIB

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:02 WIB

Jokowi Temui Penggiat Buruh Migran di Lampung, Bahas Perlindungan PMI

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:15 WIB

Politik Dua Kaki PDIP Bikin PKB Gelisah, Pengamat: Gerus Posisi Tawar Koalisi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:57 WIB

DPW PKB Banten Susun Kepengurusan DPC 2026-2031, Tekankan Keterwakilan Daerah

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:12 WIB

Dua DPC PPP Tuntaskan Muscab, DPW Papua Barat Daya Siap Perkuat Struktur Partai

Berita Terbaru

Sekjen Matahukum Mukshin Nasir

Hukum dan Kriminal

Kasus BTS 27 M, KPK Panggil Dito Kasus Haji, Matahukum: Jangan Lolos Lagi

Rabu, 1 Jul 2026 - 17:23 WIB