Mencari Wirabangsa, Camel Petir Adakan Pameran Dibawah Panji Kemerdekaan

Teras Media

- Penulis

Kamis, 24 Agustus 2023 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Camellia Petir saat ikuti pameran, Kamis (24/8/2023)

i

Keterangan foto : Camellia Petir saat ikuti pameran, Kamis (24/8/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Tak hanya aktif sebagai politikus, Camel Petir juga seorang penyanyi dan penggiat seni. Sebagai penggiat seni, Camel Petir tentunya sering terlibat dalam pagelaran dan petunjukan terkait kesenian.

Salah satunya, dengan menghadiri Pembukaan Pameran Dibawah Panji Kamardikan pada Rabu, 16 Agustus 2023, di Galeri North Art Space NAS, Pasar SENI Ancol, Jakarta Utara.

Pameran yang dibuka oleh Pemulia Tradisi Panji, Bapak Prof. Dr-Ing. Wardiman Djojodiningrat ini berisi Tujuh puluh delapan karya kode visual yang dihadirkan seniman dari dua puluh lima negara, merupakan kado bagi perjalanan 78 tahun Indonesia merdeka. Mereka yang akan merintis program IN.ANCOL : International Art Network Collaboration.

Dalam pameran ini pula menampilkan sebuah buku sering menceritakan perjalanan sebuah bangsa. Dibawah Bendera Revolusi (DBR), berupa kumpulan tulisan Bung Karno yang dihimpun oleh Mualif Nasution, mungkin dianggap paling ikonik dalam pemikiran politik Indonesia, sehingga buku ini sering dianggap azimat sosial. Dimiliki dalam perpustakaan keluarga sebagai barang pusaka, diperjual belikan secara fantastik sebagai barang antik, hingga dirujuk sebagai kitab kebangsaan.

Menurut Camel, kegiatan seperti ini harus digiatkan karena dapat menyulut jiwa nasionalisme, terutama di kalangan millenial.

“Dengan membenturkan artefak visual dengan pencarian ekspresi bebas para seniman mancanegara, diharapkan pameran ini dapat menjadi bahasa pergaulan antar bangsa, melalui kebersamaan, para seniman menghadirkan kode bahasa visualnya sendiri, sekaligus menyusun mosaik percakapan yang dapat dipahami bersama,” tutup Camel.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai
Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung
Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba
Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag
Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak
Bupati dan Kapolres Menolak, Arema vs Persebaya Hampir Pasti Batal
Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian
Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 19:19 WIB

Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai

Kamis, 16 April 2026 - 19:06 WIB

Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung

Kamis, 16 April 2026 - 14:37 WIB

Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba

Kamis, 16 April 2026 - 11:49 WIB

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Kamis, 16 April 2026 - 10:42 WIB

Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sekjen Matahukum, Mukhsin Nasir menggunakan baju hitam, Selasa (11/9/2023)

Hukum dan Kriminal

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:49 WIB