Camellia Panduwinata Kecam Keras Penganiayaan Oleh Oknum Paspampres

Teras Media

- Penulis

Rabu, 30 Agustus 2023 - 01:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil III Jabar, Camellia Panduwinata, atau yang lebih dikenal dengan Teh Camel, menyoroti kasus yang diduga penganiayaan oleh anggota Paspampres terhadap seorang warga sipil asal Aceh hingga tewas, Selasa (29/8/2023)

i

Keterangan foto : Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil III Jabar, Camellia Panduwinata, atau yang lebih dikenal dengan Teh Camel, menyoroti kasus yang diduga penganiayaan oleh anggota Paspampres terhadap seorang warga sipil asal Aceh hingga tewas, Selasa (29/8/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil III Jabar, Camellia Panduwinata, atau yang lebih dikenal dengan Teh Camel, menyoroti kasus yang diduga penganiayaan oleh anggota Paspampres terhadap seorang warga sipil asal Aceh hingga tewas.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap tiga orang tersangka, yang merupakan anggota TNI Angkatan Darat (AD), dalam kasus penculikan dan penganiayaan terhadap seorang warga asal Aceh bernama Imam Masykur (25) hingga tewas.

Ketiga prajurit TNI itu adalah Praka RM (anggota Paspampres RI), Praka HS (anggota Direktorat Topografi TNI AD), dan Praka J (anggota Kodam Iskandar Muda). Mereka bersama seorang warga sipil berinisial ZSS, melakukan penculikan, pemerasan, dan penganiayaan terhadap Imam Masykur. Korban diculik oleh para pelaku pada tanggal 12 Agustus 2023 di toko kosmetik daerah Rempoa, Tangerang Selatan.

Teh Camel menyayangkan peristiwa yang melibatkan tiga terduga pelaku dari kalangan militer tersebut dan mengingatkan agar anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang diduga menjadi pelaku penganiayaan diganjar hukuman setimpal.

“Sudah mendengar ya kasusnya (penganiayaan). Jadi topik yang emang benar – benar jadi consent di antara teman – teman politikus juga. Saya berharap komitmen dari TNI AD, juga Panglima TNI untuk menindak para pelaku ini, ada tiga orang, untuk betul-betul mendapat tindakan setimpal, hukuman setimpal sesuai peraturan yang berlaku,” ungkap Teh Camel.

Beredar juga di dunia maya rekaman suara korban menghubungi keluarganya dan rekaman video yang memperlihatkan korban disiksa pelaku.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai
Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung
Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba
Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian
Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara
Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Gagap Data Anggaran, Menteri Pariwisata Layak Di-Reshuffle
BCW Tegaskan: Kematian Dua Anak di Proyek KSCS Lebak Adalah Kelalaian Pidana
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 19:19 WIB

Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai

Kamis, 16 April 2026 - 19:06 WIB

Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung

Kamis, 16 April 2026 - 14:37 WIB

Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba

Kamis, 16 April 2026 - 07:24 WIB

Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian

Kamis, 16 April 2026 - 01:37 WIB

Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sekjen Matahukum, Mukhsin Nasir menggunakan baju hitam, Selasa (11/9/2023)

Hukum dan Kriminal

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:49 WIB