Kader TPK di Kecamatan Sukadiri Ikuti Pelatihan Aplikasi Pendampingan ELSIMIL

Teras Media

- Penulis

Rabu, 20 Maret 2024 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co, TANGERANG| DPPKB Kabupaten Tangerang melalui Penyuluh KB Kecamatan gencarkan pelatihan orientasi bagi tim Pendamping Keluarga (TPK). Pasalnya kegiatan orientasi TPK ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pengetahuan maupun pemahaman sikap dan keterampilan TPK dalam melaksanakan pendampingan terhadap catin, PUS, bumil, ibu pasca salin dan balita.

Seperti halnya kegiatan orientasi bagi TPK yang ada di Kecamatan Sukadiri hari ini pada Rabu 20 Maret 2024 memasuki hari ke dua dalam kegiatan pelatihan orientasi bagi tim Pendamping Keluarga (TPK).

Icha Sugema Penyuluh KB Kecamatan Sukadiri saat di konfirmasi awak media mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan 3 hari dan hari ini adalah hari ke dua .

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan, kader TPK yang ada di 8 Desa Kecamatan Sukadiri dapat lebih aktip dan memahami tentang apa yang akan dilakukan. Hal ini guna untuk mendeteksi persoalan stunting yang ada di Desa,” ujar Icha kepada wartawan Rabu 20 Maret 2024.

Kader TPK di Kecamatan Sukadiri Ikuti Pelatihan Aplikasi Pendampingan ELSIMIL I Teras Media

Icha menambahkan, dalam kegiatan orientasi bagi TPK ini turut pula hadir narasumber dari Technical Assistant Satgas Stunting Provinsi Banten, yang menyampaikan materi tentang Mekanisme Kerja TPK, Aplikasi Pendampingan ELSIMIL, dan Aplikasi Verifikasi dan Validasi Keluarga Beresiko Stunting.

“Pelatihan Orientasi bagi Tim Pendamping Keluarga (TPK) ini tak lain dalam rangka percepatan penurunan angka stunting,”pungkasnya.

Adapun peserta yang hadir pada hari pertama 48 orang dari Desa Sukadiri, Kosambi, Karang Serang. Kemudian pada hari kedua 48 orang dari Desa Buaran Jati, Mekar Kondang, Rawa Kidang. Untuk hari terakhir 39 orang dari Desa Gintung dan Pekayon.

(Ardi).

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai
Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung
Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba
Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag
Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak
Bupati dan Kapolres Menolak, Arema vs Persebaya Hampir Pasti Batal
Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian
Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 19:19 WIB

Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai

Kamis, 16 April 2026 - 19:06 WIB

Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung

Kamis, 16 April 2026 - 14:37 WIB

Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba

Kamis, 16 April 2026 - 11:49 WIB

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Kamis, 16 April 2026 - 10:42 WIB

Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sekjen Matahukum, Mukhsin Nasir menggunakan baju hitam, Selasa (11/9/2023)

Hukum dan Kriminal

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:49 WIB