Komisi VI Sebut Sekarang Bukan Lagi Perang Ideologi, Tapi Perang Ekonomi

Teras Media

- Penulis

Rabu, 2 November 2022 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI Demer menegaskan bahwa di era kini dan masa depan tentunya kita bakal menghadapi perang ekonomi bukan lagi perang ideologi, untuk itu penting kita membentuk adanya ketahanan ekonomi.

“Kita lupa bahwa sekarang ini bukan lagi yang namanya perang ideologi, tapi perang ekonomi, yang harus kita mulai bangun adalah kekuatan ekonomi. Diskusi yang banyak diselenggarakan seharusnya lebih banyak membahas masalah ekonomi, kalau politik oke, karena itu kita tidak bisa lepas dari kehidupan yang namanya politik. Tapi yang paling menonjol saat ini adalah ekonomi. Bagaimana kita bisa merambah ekonomi negara lain, termasuk juga bagaimana kita membangun ekonomi kita di dalam negeri,” ungkap Legislator dari fraksi Golkar, Rabu (2/11)

Baca juga : Pembacaan Putusan Kasus Meme Stupa Mirip Jokowi di PN Jakarta Barat, Roy Suryo Malah Tak Hadir

Demer juga mengusulkan untuk lebih banyak lagi diadakannya forum-forum diskusi perihal masalah ekonomi.

“Itu mestinya 70 persen diskusi yang ada pada ranah publik harusnya membicarakan mengenai ekonomi. Karena usaia pilkada serentak lalu kemudian pileg dan pilpres pada 2024, setelahnya kita akan berbicara tentang ekonomi dan lebih ke kesejahteraan umum tentunya,” jelas Demer dalam acara Peran Keikutsertaan Kaum Milenial pada Panggung Politik dan Ekonomi Kreatif dalam Mengawal Demokrasi.

Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer memberikan pendidikan politik kepada para mahasiswa dan kaum milenial. Mereka dianggap memiliki peran penting dan strategis di panggung politik dan ekonomi kreatif dalam mengawal demokrasi serta menyukseskan pemilu tahun 2024.

Hal itu disampaikan Demer saat berbicara di hadapan mahasiswa Universitas Udayana dalam diskusi pesta demokrasi.

Demer juga menyinggung soal pilkada serentak tahun 2024. Menurutnya, ajang Pilkada serentak haruslah menjadi ajang tarung ide serta gagasan para kandidat dalam membangun ekonomi sehingga berujung pada kesejahteraan rakyat. Sebab sekarang ini, tantangannya adalah perang ekonomi. (Dede)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dilan 1997: Saat Melodi dan Senyum Menjadi Satu Cerita
Kawalan Pembangunan, Kajati Jabar Pastikan Proyek Patimban Berjalan Sesuai Rencana
Lewat Musyawarah, Perselisihan di Langkat Berakhir dengan Saling Memaafkan
Doli Kurnia Imbau Kader Golkar Tenang, Kasus Nus Kei Diserahkan ke Hukum
Mukhsin Nasir dan BJORKA 98 Serang Kemenhan: Auto Pilot, Sibuk Urusi Tambang dan MBG, Alutsista Terbengkalai
Jaga Desa Award 2026: Apresiasi untuk Pengawal Pembangunan Desa
Dipimpin Andra Soni, Banten Kembali Ukir Sejarah Lewat KWP Award
Anang Supriatna: Pemeriksaan Saksi Google Langgar Hukum Acara, JPU Keberatan Keras
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:54 WIB

Dilan 1997: Saat Melodi dan Senyum Menjadi Satu Cerita

Selasa, 21 April 2026 - 14:02 WIB

Kawalan Pembangunan, Kajati Jabar Pastikan Proyek Patimban Berjalan Sesuai Rencana

Selasa, 21 April 2026 - 12:56 WIB

Lewat Musyawarah, Perselisihan di Langkat Berakhir dengan Saling Memaafkan

Selasa, 21 April 2026 - 10:07 WIB

Doli Kurnia Imbau Kader Golkar Tenang, Kasus Nus Kei Diserahkan ke Hukum

Selasa, 21 April 2026 - 06:44 WIB

Mukhsin Nasir dan BJORKA 98 Serang Kemenhan: Auto Pilot, Sibuk Urusi Tambang dan MBG, Alutsista Terbengkalai

Berita Terbaru

Keterangan foto : Pemeran Dilan 1997 Ariel NOAH dan Niken Anjani, Selasa (21/4/2026)

Nasional

Dilan 1997: Saat Melodi dan Senyum Menjadi Satu Cerita

Selasa, 21 Apr 2026 - 15:54 WIB

Keterangan foto : Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, Minggu (19/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Lewat Musyawarah, Perselisihan di Langkat Berakhir dengan Saling Memaafkan

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:56 WIB