Ranran Rahardja Paparkan Konsep Strategis Pembangunan Pasar Induk KBB

Teras Media

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (red).

i

Foto (red).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Bandung Barat – Ranran Rahardja, ST, selaku Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bandung Barat, menyampaikan rencana strategis pembangunan Pasar Induk Kabupaten Bandung Barat yang dirancang sebagai pusat distribusi modern dan penggerak ekonomi daerah.

Ranran, yang juga dikenal sebagai mentor dari tokoh muda Aep Saepudin Sutarlan (Aepdinlan), menjelaskan bahwa konsep pembangunan pasar ini disusun secara komprehensif dan berorientasi pada penguatan sektor pertanian, peternakan, serta pemberdayaan UMKM lokal.

“Pasar Induk ini bukan sekadar tempat transaksi, tapi akan menjadi simpul ekonomi baru yang mempercepat distribusi hasil tani, menstabilkan harga pangan, serta menjadi pusat pertumbuhan UMKM dan inovasi,” ujar Ranran 4 Agustus 2025.

Dalam paparan resminya, Ranran menegaskan sembilan komponen utama dari rencana pembangunan:

Tujuan Pembangunan: Menjadikan pasar sebagai pusat distribusi hasil pertanian, produk UMKM, sekaligus mendorong efisiensi rantai pasok dan pengendalian harga kebutuhan pokok.

Lokasi Strategis: Direncanakan dekat akses tol nasional, seperti Gerbang Tol Padalarang atau Cikalongwetan, dengan luas lahan 5–10 hektar milik pemerintah yang bebas banjir dan mudah dijangkau kendaraan berat.

Fungsi dan Zonasi Pasar, Zona Niaga: Lapak komoditas utama dan kios semi permanen. Zona Logistik: Gudang, cold storage, dan area bongkar muat truk.

Zona UMKM: Sentra kuliner, showroom produk lokal, dan pusat pelatihan. Zona Pendukung: Masjid, area parkir, ruang kesehatan, dan koperasi.

Desain Arsitektur: Menggabungkan konsep green building dengan arsitektur bernuansa Sunda yang fungsional dan ramah lingkungan. Skema Pembiayaan: Menggunakan dana APBD, bantuan provinsi/pusat, skema KPBU (Kerjasama Pemerintah-Badan Usaha), serta kolaborasi dengan BUMN/BUMD seperti Bank bjb.

Digitalisasi Pasar: Penerapan sistem manajemen digital, mulai dari e-retribusi, aplikasi e-commerce pasar, hingga CCTV dan sistem keamanan otomatis.

Dampak Ekonomi dan Sosial: Ditargetkan menyerap ribuan tenaga kerja, menyejahterakan petani dan UMKM, serta menciptakan pusat grosir regional.

Tahapan Pembangunan, Studi kelayakan & DED, Pembebasan lahan & konstruksi, Pengembangan zona pendukung, Operasionalisasi dan evaluasi dampak.

Kemitraan & Kelembagaan: Pasar akan dikelola oleh badan semi otonom profesional, bersinergi dengan koperasi, asosiasi UMKM, Bulog, dan lembaga keuangan lokal.

Dengan konsep ini, Ranran berharap pembangunan pasar induk menjadi katalisator kemajuan ekonomi Kabupaten Bandung Barat, memperkuat kemandirian daerah dalam distribusi pangan dan pengembangan industri kecil.

“Ini adalah investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat. Kita ingin petani, nelayan, dan pelaku UMKM lokal bisa tumbuh lebih kuat di rumahnya sendiri,” tutup Ranran.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

DPRK Raja Ampat Gelar Paripurna Istimewa, Wakil Ketua III Diminta Utamakan Aspirasi Rakyat
Polresta Serang Kota Komitmen Berikan Sanksi Tegas terhadap Personel yang Melakukan Pelanggaran
Sertifikat Tak Kunjung Dikembalikan, Ahli Waris Nasabah Somasi BRI Unit Waisai
Kasus Korupsi Rp50 Miliyar; KOSMAK Desak Kejati Sulsel Tetapkan Tersangka dan Tahan Bupati Sidrap
Kodim 0601 Pandeglang Genjot Pembangunan Jembatan Perintis Garuda
Perkuat Komitmen Berantas Narkoba dan HP Ilegal, Rutan Pandeglang Gelar Razia Gabungan dan Tes Urin
Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan, Target Tuntas Akhir Mei 2026
Dandim 0510/Tigaraksa Serahkan Kunci RTLH, Warga Patrasana Kini Miliki Rumah Layak Huni
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 11:17 WIB

DPRK Raja Ampat Gelar Paripurna Istimewa, Wakil Ketua III Diminta Utamakan Aspirasi Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:19 WIB

Polresta Serang Kota Komitmen Berikan Sanksi Tegas terhadap Personel yang Melakukan Pelanggaran

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:26 WIB

Sertifikat Tak Kunjung Dikembalikan, Ahli Waris Nasabah Somasi BRI Unit Waisai

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:20 WIB

Kasus Korupsi Rp50 Miliyar; KOSMAK Desak Kejati Sulsel Tetapkan Tersangka dan Tahan Bupati Sidrap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:56 WIB

Kodim 0601 Pandeglang Genjot Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

Berita Terbaru

Foto: Kejagung RI

Hukum dan Kriminal

Kompor Rp13 Juta Per Unit, CBA: Apakah Fungsinya Memanaskan Anggaran

Senin, 11 Mei 2026 - 11:20 WIB