LSM PKN Sebut Kapolres Lebak Tak Tau Malu, Marak Tambang Batu Bara Ilegal dan Telan Korban Jiwa

Teras Media

- Penulis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto/dok istimewa

i

Foto/dok istimewa

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Ketua Pemantau Keuangan Negara (PKN) Lebak dalam waktu dekat akan menggelar Demontrasi di depan Markas Polda Banten. Aksi itu sebagai bentuk kritik terhadap penegakan hukum di Lebak yang dinilai Lemah tidak melakukan penegakan hukum terhadap para penambang ilegal sesuai Undang-Undang yang berlaku.

“Tambang batu bara ilegal Perusak Lahan Negara dan Tambang Galian C tidak memiliki ijin cemari lingkungan bahkan pernah telan korban jiwa, tapi hingga saat ini tidak ada Penegakan Hukum, tidak ada tersangkanya, tidak ada Tindaklanjutnya. Suara masyarakat mungkin tidak berarti, padahal Pak Kapolres Lebak digaji oleh rakyat,” tegas Ketua PKN Lebak Fam Fuk Tjhong kepada awak media, Kamis (7/8/2025).

Uun sapaan akrabnya, yang juga pengurus Pusat di Organisasi Warung Paralegal Indonesia (WPI) ini menegaskan, seharusnya Pak Kapolres Lebak malu dengan amanah yang di emban dan sumpah Tribrata dan Sumpah Prasetya yang ada di Pundaknya sebagaiman tanggung Jawab seorang pemimpin terhadap amanah Jabatannya.

“Dalam Situasi saat ini, dimana masyarakat Kecewa kepada pihak PLN UP3 Banten dan Bahkan PLN diduga mengkhianati rakyat dan Negara terhadap penggunaan Aset milik Negara yang sewenang wenang pasok ke tambang ilegal, tapi, saya melihat dalam berita Pak Kapolres dengan santainya berjumpa dengan pihak PLN dengan pemberitaan yang menyatakan bahwa mengapresiasi. Bukannya, di Proses secara hukum malah di apresiasi. Inilah kepada alasan saya minta Pak Kapolri, Kapolda Banten yang baru segera mencopot Kapolres Lebak bila perlu PTDH,” tegas Uun.

Kata Uun, Aktivitas tambang batu bara ilegal dan Galian C di Kabupaten Lebak menelan korban jiwa, hal itu jelas perbuatan melawan hukum yang berlipat ganda.

“Bukan hanya para oknum Tambang ilegal merugikan Negara, Merugikan Masyarakat, Merusak Jalan, membuat pencemaran lingkungan, tapi itu sudah jelas melawan hukum. Tapi, bukannya di tindak tegas, ditangkap para pelaku Pak Kapolres Malah berpose dengan pihak PLN dan memberikan Apresiasi. Tentu, saya semakin kecewa terhadap penegakan hukum yang ada di Lebak. Saya akan Demo di Mabes Polri Sekaligus membuat Pelaporan Secara Resmi kepada Kabid Propam dan Irwasum Mabes Polri. Saya tidak main-main dalam hal ini dan akan saya buktikan. Karena menurut saya ini sudah keterlaluan,” tandas Uun.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

GAMMA Resmi Layangkan Surat Audiensi ke Inspektorat Lebak, Kawal Serius Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar
Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak
BCW Tegaskan: Kematian Dua Anak di Proyek KSCS Lebak Adalah Kelalaian Pidana
Anggaran Fantastis, Kualitas Dipertanyakan: GAMMA Kritik Proyek Jalan Rangkasbitung–Gajrug
Amanah Baru di Wilayah Strategis, Pradhana Probo Setyarjo Jadi Kajari Tangerang
GMBI Desak Kejari Lebak Tindaklanjuti Temuan BPK di PUPR, King Naga Beri Ultimatum 7×24 Jam
Kecelakaan Beruntun di Lebak, King Naga Soroti Sikap Tak Manusiawi Pengemudi Xpander
LBH Bogor Buka Posko Pengaduan Konsumen Vivo Mall Sentul
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:35 WIB

GAMMA Resmi Layangkan Surat Audiensi ke Inspektorat Lebak, Kawal Serius Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar

Kamis, 16 April 2026 - 10:42 WIB

Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak

Rabu, 15 April 2026 - 16:50 WIB

BCW Tegaskan: Kematian Dua Anak di Proyek KSCS Lebak Adalah Kelalaian Pidana

Rabu, 15 April 2026 - 10:03 WIB

Anggaran Fantastis, Kualitas Dipertanyakan: GAMMA Kritik Proyek Jalan Rangkasbitung–Gajrug

Selasa, 14 April 2026 - 22:56 WIB

Amanah Baru di Wilayah Strategis, Pradhana Probo Setyarjo Jadi Kajari Tangerang

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB