Aktivis Masyarakat Adat Puji Komitmen Komjen Suyudi Ario Seto Berantas Jaringan Narkotika

Teras Media

- Penulis

Minggu, 14 September 2025 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto/Dok: Eks Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN)

i

Foto/Dok: Eks Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Eks Ketua Umum Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) Moh Jumri mendukung dan memberikan apresiasi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komisaris Jendral (Komjen) Suyudi Ario Seto dalam memberantas narkotika. Menurut Jumri, langkah dan komitmen yang tepat dilakukan Komjen Suyudi dengan melumpuhkan 11 Jaringan narkotika di Indonesia.

“Saya apresiasi komitmen Komjen Suyudi Ario Seto bersama timnya dalam menangkap para sindikat peredaran 11 jaringan narkoba sangat kuat dan sungguh-sungguh,” kata eks Ketua Umum (BPAN) Moh Jumri kepada awak media di Jakarta, Minggu (14/9/2025)

Lebih lanjut, Moh Jumri menjelaskan bahwa langkah terukur yang dilakukan oleh Komjen Suyudi dalam penyelesaian masalah peredaran narkoba di Indonesia dengan fokus utama menangkap bandar-bandar jaringan-jaringan narkoba besar. Semoga, langkah tepat ini bisa terus dilakukan dengan memberantas bandar-bandarnya sampai akar-akarnya.

“Penindakan terhadap para bandar dan jaringan besar harus dilakukan secara serius dan terus menerus dengan menggunakan roadmap yang jelas tidak bersifat temporer,” kata Moh Jumri yang juga pernah aktif di isu perburuhan.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komisaris Jenderal (Komjen) Suyudi Ario Seto menunjukan taringnya dalam pemberantasan narkotika di Indonesia. Belum genap satu bulan memimpin BNN, Komjen Suyudi berhasil melumpuhkan 11 jaringan narkotika yang beroperasi di berbagai daerah Indonesia.

“Kami membuktikan bahwa perang melawan narkoba bukan sekadar slogan. Dengan dukungan Deputi Pemberantasan, BNNP di seluruh Indonesia, dan partisipasi masyarakat, kami berhasil melumpuhkan 11 jaringan narkotika yang beroperasi di berbagai daerah strategis, termasuk jaringan internasional yang masuk melalui jalur laut dan udara,” katanya, Sabtu (13/9/2025).

Jenderal bintang tiga itu menyatakan, dari operasi tersebut, lebih dari 500 kilogram narkotika berbagai jenis berhasil disita oleh BNN RI. Menurut Suyudi, angka ini bukan hanya sekadar barang bukti, melainkan cermin dari besarnya ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia dari peredaran narkotika.

“Berdasarkan estimasi, tindakan ini telah menyelamatkan lebih dari 1,1 juta jiwa anak bangsa dari bahaya narkoba, sekaligus mencegah kerugian ekonomi negara senilai Rp 130 miliar,” tegasnya.

Suyudi menegaskan bahwa BNN tidak hanya bergerak pada aspek represif, tapi juga memperkuat program rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba. Tujuan dari rehabilitasi ini agar penyalahguna narkoba bisa dipulihkan dan dikembalikan menjadi bagian produktif dari masyarakat.

“Selain itu, program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) terus kami dorong sebagai benteng pencegahan di tingkat akar rumput, dengan melibatkan pemerintah daerah, aparat desa, tokoh masyarakat, dan pemuda,” jelasnya.

Suyudi menambahkan, strategi BNN sangat jelas dan tegas dalam pemberantasan sindikat narkotika dan bersikap humanis kepada para korban, dan transparan kepada publik. Ia ingin masyarakat tahu bahwa setiap langkah yang diambil BNN didasarkan pada data, riset, dan analisis intelijen yang terukur, sehingga operasi menjadi efektif dan tepat sasaran.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendukung upaya ini. Perang melawan narkoba adalah perjuangan kolektif. Tidak ada satu pun institusi yang bisa melakukannya sendirian. Mari kita jaga keluarga, sahabat, dan lingkungan agar terbebas dari narkoba demi Indonesia Bersinar (bersih narkoba),” imbuhnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Keterlambatan Honor Pendamping Koperasi Ancam Program Ekonomi Desa di Banten
Robby Wanma Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos ke Polresta Sorong
Apel Pagi di Nabire, Sekda Tegaskan TPP Bukan Hak Melainkan Reward Kinerja ASN
Dituding Korupsi Dana Adat, Mesak Mambraku Tempuh Jalur Hukum dan Minta Klarifikasi Dewan Adat
SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)
THM One Two Six di Citra Raya Diduga Tanpa Izin, Warga dan Ponpes Resah Akibat Kebisingan
Diduga Mangkrak, Rumah Jabatan Kapolres Tambrauw Tak Rampung Meski Anggaran Rp2 Miliar
Dituding Berbuat Tak Senonoh, Ternyata Korban Investasi Bodong Rp200 Juta
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:22 WIB

Keterlambatan Honor Pendamping Koperasi Ancam Program Ekonomi Desa di Banten

Senin, 20 April 2026 - 14:39 WIB

Robby Wanma Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos ke Polresta Sorong

Senin, 20 April 2026 - 10:39 WIB

Apel Pagi di Nabire, Sekda Tegaskan TPP Bukan Hak Melainkan Reward Kinerja ASN

Minggu, 19 April 2026 - 20:27 WIB

Dituding Korupsi Dana Adat, Mesak Mambraku Tempuh Jalur Hukum dan Minta Klarifikasi Dewan Adat

Minggu, 19 April 2026 - 19:52 WIB

SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Polres Lebak Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal, Dua Pelaku Diamankan

Senin, 20 Apr 2026 - 17:54 WIB

Semangat kebersamaan atlet zatayu dalam acara latihan gabungan INKANAS KA Bogor  19 April 2026

Olahraga

Latihan Gabungan INKANAS Kabupaten Bogor 19 April 2026

Senin, 20 Apr 2026 - 17:35 WIB