Matahukum Soroti Kekosongan Dirut Perum Perhutani dan Harus Bebas Lobi Politik

Teras Media

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Sekjen Matahukum Mukhsin Nasir dan Nurokhman sebagai salah satu peserta seleksi Calon Anggota Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (KKRI) juga
Mantan Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka)
Mukhsin dan Nurohkman, Senin (27/11/2023)

i

Keterangan foto : Sekjen Matahukum Mukhsin Nasir dan Nurokhman sebagai salah satu peserta seleksi Calon Anggota Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (KKRI) juga Mantan Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka) Mukhsin dan Nurohkman, Senin (27/11/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Matahukum meminta Plt Menteri BUMN Dony Oskaria untuk mengedepankan independensi dalam proses seleksi jabatan pada direksi Perum Perhutani. Matahukum berharap sosok yang mengisi jabatan direksi Perum Perhutani harus dari kalangan yang bersih dan tak terafiliasi pihak manapun.

“Yang pertama saya berharap direksi Perum Perhutani harus independen. Semoga tidak boleh ada langkah-langkah politik, intervensi-intervensi politik, lobi-lobi politik untuk kepentingan pemilihan Dirut Bank Jabar,” kata Sekjen Matahukum Mukhsin Nasir lewat pernyataanya yang diterima redaksi, Kamis (25/9/2025)

Selain itu, pria yang kerap disapa Daeng tersebut meminta Menteri BUMN agar mencari sosok dirut yang mampu melakukan strukurisasi sumber daya manusia. Sebab, kata Daeng, Presiden Prabowo sangat menginginkan sumber daya manusia (SDM), sementara yang dianggap tidak mumpuni di Perum Perhutani harus berani dikeluarkan sebagai upaya kredibilitas BUMN.

“Pegawainya jangan numpuk, Ini adalah bagian apalagi pegawai-pegawai yang mohon maaf tanda kutip katanya karena anak pejabat jadi pegawai BUMN. Enggak boleh lagi BUMN itu bukan sekretariat daerah,” ucap Daeng yang sangat prihatin dengan kondisi BUMN di Indonesia.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad saat menerima audiensi Konsorsium Perbaruan Agraria (KPA), meminta Plt Menteri BUMN Dony Oskaria segera menunjuk direksi Perum Perhutani. Untuk menyelesaikan berbagai polemik reforma agraria.

“Kami cek tadi bahwa direksi Perhutani sampai dengan sekarang masih kosong. Kira-kira kapan itu mau diisi? Kira-kira kapan pak? Supaya masalah-masalah ini bisa kita tanggulangi,” kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2025).

Dony langsung menjawab, paling lambat Senin (29/9/2025), sudah ada Direktur Utama Perum Perhutani.

“Minggu depan. Senin, kami selesaikan (soal) direksi Perhutani,” ucap Dony Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2025).

Sebagai informasi, saat ini, posisi Dirut Perhutani masih diisi Plt Dirut sekaligus Direktur Operasi Perhutani, Natalas Anis Harjano.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai
Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung
Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba
Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag
Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian
Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara
Gagap Data Anggaran, Menteri Pariwisata Layak Di-Reshuffle
Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 19:19 WIB

Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai

Kamis, 16 April 2026 - 19:06 WIB

Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung

Kamis, 16 April 2026 - 14:37 WIB

Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba

Kamis, 16 April 2026 - 11:49 WIB

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Kamis, 16 April 2026 - 07:24 WIB

Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sekjen Matahukum, Mukhsin Nasir menggunakan baju hitam, Selasa (11/9/2023)

Hukum dan Kriminal

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:49 WIB