Lokakarya PGP, 172 Guru Jaktim Siap Pimpin Guru Penggerak Kurikulum

Teras Media

- Penulis

Selasa, 20 Desember 2022 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) DIY bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta wilayah Jakarta menggelar Lokakarya 7 Pendidikan Guru Penggerak (PGP). Tidak tanggung-tanggung lokakarya PGP diikuti sebanyak 172 Calon Guru Penggerak dari Jakarta Timur di Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Selasa (20/12).

“Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang menerapkan merdeka belajar dan menggerakkan seluruh ekosistem pendidikan untuk mewujudkan pendidikan yang berpusat pada murid,”kata Penjab PGP BBGP DIY Yuliawanto kepada wartawan, Selasa (22/12)

Baca juga : KACAU…!Oknum Wartawan Bekasi Akan Dipolisikan Advokat

Adapun lokakarya yang diikuti Guru Penggerak, sambungnya, merupakan tindaklanjut yang sebelumnya mereka ikuti pelatihan selama 6 bulan. Untuk kali ini yakni episode kelima dari rangkaian kebijakan Merdeka Belajar yang diluncurkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang dilaksanakan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) bersama seluruh BBGP/BGP semua provinsi di Indonesia.

“Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) adalah program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan melalui pelatihan dan kegiatan kolektif guru. Program ini memberikan bekal kemampuan kepemimpinan pembelajaran dan pedagogi kepada guru sehingga mampu menggerakkan komunitas belajar, baik di dalam maupun di luar sekolah serta berpotensi menjadi pemimpin pendidikan yang dapat mewujudkan rasa nyaman dan kebahagiaan peserta didik ketika berada di lingkungan sekolahnya masing-masing,”bebernya.

Untuk itu, lanjutnya guna meningkatkan kualitas guru penggerak harus melalui
proses pendidikan di sekolah yang akan menggerakkan seluruh ekosistem sekolah untuk mendukung proses dan hasil belajar murid.

Termasuk lanjutnya, hasil belajar murid tidak hanya dimaknai dengan nilai-nilai, tapi juga pada karakter dan sikap murid yang tertuang dalam profil pelajar Pancasila. PGP didesain untuk mendukung hasil belajar yang implementatif berbasis lapangan dengan menggunakan pendekatan andragogi, belajar melalui tatap muka dan belajar mandiri selama 6 bulan.

“Kegiatan PGP dilaksanakan menggunakan metode pelatihan dalam jaringan (daring), lokakarya, dan pendampingan individu,” paparnya.

Yuliawanto menambahkan, untuk proporsi kegiatan, terdiri atas 70% belajar di tempat bekerja (on-the-job training), 20% belajar bersama rekan sejawat, dan 10% belajar bersama narasumber, fasilitator, dan Pengajar Praktik. Pada PGP Angkatan 5 ini, BBGP DIY mendapatkan tugas untuk melaksanakan PGP 7 kabupaten/kota yang berada di wilayah provinsi DIY dan DKI Jakarta dengan total sasaran 698 orang

” Sasaran kabupaten/kota dapat di rinci sebagai berikut, Kota Yogyakarta : 50 orang, Kabupaten Kulon Progo : 75 orang, Kota Jakarta Pusat : 64 orang, Kota Jakarta Barat : 96 orang, Kota Jakarta Timur : 172 orang, Kota Jakarta Selatan : 142 orang dan Kota Jakarta Utara : 99 orang,”pungkasnya. (Deni)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

SPMB Banten Bersih, Andra Soni: Sekolah Gratis Solusi Kuota Terbatas
CBA Minta Kejati Banten Selidiki Anggaran Seragam Dinas Kabupaten Tangerang Rp15,7 M
KPK Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi APBD DPRD Kabupaten Tangerang
Slag B3 Dibuang Liar di Serang: BCW Endus Kongkalikong Korporasi dan Oknum
KPN Soroti Anggaran Hotel DPRD Kabupaten Tangerang Rp23 M: Antara Kuasa dan Kemiskinan
PT Kristalin Ekalestari Serahkan Rumah Baru ke Warga Nabire, Klaim Sudah Puluhan Unit
Jangan Cuma Jadi Penonton, Hotel Grand Keisha Diminta Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
Hotel Bintang 4 di Rangkasbitung Resmi Beroperasi, Diharapkan Dorong Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja Lokal
Berita ini 9 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 00:01 WIB

SPMB Banten Bersih, Andra Soni: Sekolah Gratis Solusi Kuota Terbatas

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:50 WIB

CBA Minta Kejati Banten Selidiki Anggaran Seragam Dinas Kabupaten Tangerang Rp15,7 M

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:43 WIB

KPK Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi APBD DPRD Kabupaten Tangerang

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:36 WIB

KPN Soroti Anggaran Hotel DPRD Kabupaten Tangerang Rp23 M: Antara Kuasa dan Kemiskinan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:23 WIB

PT Kristalin Ekalestari Serahkan Rumah Baru ke Warga Nabire, Klaim Sudah Puluhan Unit

Berita Terbaru

Keterangan foto : Gedung KPK, Jumat (14/4/2023)

Hukum dan Kriminal

KPK Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi APBD DPRD Kabupaten Tangerang

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:43 WIB