Sungguh Miris Biaya Pembutan Sertifikat Tanah PTSL di Desa Buyutmekar Capai Rp 300 Ribu

Teras Media

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan poto : Ilustrasi program PTSL yang di pungut biaya melebihi ketentuan

i

Keterangan poto : Ilustrasi program PTSL yang di pungut biaya melebihi ketentuan

Ikuti kami di Google News

TERASMEDIA.CO LEBAK – Salah satu penerima program pembuatan sertifikat tanah gratis dari pemerintah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSP) di Desa Buyutmekar Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Banten mengeluhkan besarnya biaya yang di bebankan kepada masyarakat sebesar Rp 300.000.00 oleh pihak Pemerintah Desa selaku pelaksana kegiatan. Hal tersebut di ungkapkan oleh salah satu penerima manfaat yang minta namanya dirahasiakan, saat di wawancara pada 1/12/2025 mengatakan

Bahwa dirinya mengaku harus membayar uang sebesar Rp 300  Ribu, untuk pembayaran pembuatan Sertifikat Tanah melalui program PTSL dengan cara dua kali bayar

“Ya kemaren saya diberi kabar oleh pihak desa untu datang ke Kantor Desa untuk mengambil Sertifikat Tanah, karena sudah jadi katanya. Namun setelah saya datang dan mengambil Sertifikat tersebut, saya bersama masyarakat yang lainnya harus membayar Rp 150.000.00. padahal di awal sebelum sertifikat jadi, kita sudah membayar sebesar Rp 150.000.00 , jadi totalnya sebesar Rp 300.000.00, bahkan ada tetangga saya langsung bayar Rp 300 Ribu setelah sertifikat jadi,”Ujarnya

Lebih lanjut dirinya mengataian, saya jadi heran kenapa pihak Desa mesti meminta lagi setelah sertifikat jadi,  padahal sesuai dengan hasil musyawarah pertama, kita hanya harus membayar sebesar Rp 150.000.00 saja, kan aneh,

Ketika di singgung siap yang meminta, dirinya mengatakan bahwa, yang meminta adalah pihak Desa,

“Kalau yang meminta itu pihak Desa Kang, ada yang langsung, ada yang di datangi le setiap rumah warga,”Bebernya

Sementara itu, Ujang Tisna,Kepala Desa Buyutmekar, saat di konfirmasi terkait persoalan tersebut, melalui sambungan Whatsapp nya dirinya tidak membalas Cheting Wartawan

Dilain pihak, Ripa’i, selaku Carik, Desa Buyutmekar, saat di konfirmasi, membantah hal tersebut

“Cuman Seratus lima puluh aja kang,  ngobrol Bae bareng jaro biar jangn lewat hp, dan Klo lebih jelas ke ktua Marup aja,”Ujarnya singkat

Ditempat terpisah, Ma’rup, saat di hubung mengaku tidak tau menahu soal adanya dugaan pungutan sebesar Rp 300.000.00.

“Kalau masalah pungutan Rp 300.000.00 saya tidak tau apa – apa kang, dan saya juga tidak ikut berkecimpung lagi dalam persoalan program PTSL tersebut, meskipun memang awalnya selagi perencanaan saya ikut di libatkan, tapi pas pelaksanaannya saya ga ikut, dan kalau masalah biaya, setau saya, dulu, waktu awal – awal, saya sudah mewanti – wanti, agar biaya untuk pembuatan sertifikat jangan sampai lebih dari Rp 150.000.00  karena itu sudah keluar dari aturan SK Tiga  Menteri. “Pungkasnya

Komentar ditutup.

Berita Terkait

GAMMA Resmi Layangkan Surat Audiensi ke Inspektorat Lebak, Kawal Serius Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar
Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak
BCW Tegaskan: Kematian Dua Anak di Proyek KSCS Lebak Adalah Kelalaian Pidana
Anggaran Fantastis, Kualitas Dipertanyakan: GAMMA Kritik Proyek Jalan Rangkasbitung–Gajrug
Amanah Baru di Wilayah Strategis, Pradhana Probo Setyarjo Jadi Kajari Tangerang
GMBI Desak Kejari Lebak Tindaklanjuti Temuan BPK di PUPR, King Naga Beri Ultimatum 7×24 Jam
Kecelakaan Beruntun di Lebak, King Naga Soroti Sikap Tak Manusiawi Pengemudi Xpander
LBH Bogor Buka Posko Pengaduan Konsumen Vivo Mall Sentul
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:35 WIB

GAMMA Resmi Layangkan Surat Audiensi ke Inspektorat Lebak, Kawal Serius Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar

Kamis, 16 April 2026 - 10:42 WIB

Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak

Rabu, 15 April 2026 - 16:50 WIB

BCW Tegaskan: Kematian Dua Anak di Proyek KSCS Lebak Adalah Kelalaian Pidana

Rabu, 15 April 2026 - 10:03 WIB

Anggaran Fantastis, Kualitas Dipertanyakan: GAMMA Kritik Proyek Jalan Rangkasbitung–Gajrug

Selasa, 14 April 2026 - 22:56 WIB

Amanah Baru di Wilayah Strategis, Pradhana Probo Setyarjo Jadi Kajari Tangerang

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB