Strategi Kultural, PKDI Perkuat Konsolidasi via Ngopi Bareng

Teras Media

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) memperkuat konsolidasi PKDI lintas wilayah melalui pertemuan strategis di Jawa Tengah, Senin (15/12/2025)

i

Keterangan foto : Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) memperkuat konsolidasi PKDI lintas wilayah melalui pertemuan strategis di Jawa Tengah, Senin (15/12/2025)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAWA TENGAH – Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) memperkuat konsolidasi PKDI lintas wilayah melalui pertemuan strategis di Jawa Tengah, Senin (15/12/2025). Forum ini menyatukan visi para ketua cabang guna menghadapi dinamika kebijakan pemerintahan desa yang kian kompleks.

Pertemuan yang dikemas dalam format “ngopi bareng” ini diinisiasi oleh Ketua Koordinator Wilayah PKDI Madura Raya, Bun Wid, bersama Pembina PKDI Pusat, Gus Yusuf. Agenda utama berfokus pada penyamaan persepsi organisasi dan penguatan komunikasi antar struktur.

Bun Wid menjelaskan bahwa metode pertemuan informal dipilih sebagai jembatan komunikasi antara pengurus pusat dan daerah. Pendekatan kultural dinilai efektif menjaga produktivitas organisasi tanpa mengabaikan nilai kebersamaan.

Menurutnya, struktur formal saja tidak cukup untuk menghadapi tantangan pembangunan desa yang dinamis. Diperlukan ikatan yang lebih personal antaranggota.

“PKDI tidak hanya membutuhkan struktur yang rapi, tetapi juga ikatan emosional yang kuat. Melalui pendekatan kultural seperti ini, konsolidasi berjalan lebih efektif dan aspirasi kepala desa dapat dihimpun secara utuh,” kata Bun Wid.

Pembina PKDI Pusat, Gus Yusuf, menekankan pentingnya soliditas internal sebagai fondasi utama organisasi kepala desa. Forum informal justru kerap membuka ruang diskusi yang lebih transparan dibandingkan rapat formal.

Ia menilai komunikasi yang sehat adalah kunci dalam merumuskan sikap organisasi terhadap berbagai persoalan desa. Hal ini menjadi barometer kekuatan PKDI ke depan.

“PKDI harus tetap solid, terbuka, dan responsif. Dalam suasana santai seperti ini, dialog berlangsung lebih jujur dan substansial. Di sinilah komitmen organisasi diuji dan diperkuat,” ujar Gus Yusuf.

Para Ketua DPC PKDI se-Jawa Tengah merespons positif inisiatif ini. Forum tersebut menjadi wadah bertukar pikiran mengenai relasi dengan pemerintah daerah serta posisi strategis organisasi.

Pertemuan membahas tantangan teknis di lapangan, penguatan peran PKDI sebagai mitra kritis pemerintah dan penyaluran aspirasi kepala desa yang lebih terarah.

Kegiatan ditutup dengan komitmen menjaga loyalitas dan sinergi. Langkah ini menegaskan tekad PKDI sebagai wadah berintegritas yang adaptif dalam mendukung kemajuan desa di berbagai daerah.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Mata Tunas 17 Matangkan Program Kerja untuk Pendidikan dan Kepemudaan
Marak Aksi Massal dan Main Hakim Sendiri, Projo Riau Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas
Kisruh LCC Kalbar: Formappi Sebut MPR Gagal Jadi Teladan Nilai Kebangsaan
Pasokan Ikan Nasional Terancam, Firman Soebagyo Dorong Solusi Pemerintah
Bupati Tangerang Hadiri Peluncuran Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Anti Korupsi
Bongkar Masalah Haji 2026: Kuota, Hotel Penuh, hingga Jalan Pintas Ilegal
Pakar Hukum: Permenaker Alih Daya Bentuk Pembangkangan Putusan MK ​
Sasar Transaksi Rp100 Miliar, BPA Fair 2026 Langkah Modernisasi Aset Negara
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:59 WIB

Mata Tunas 17 Matangkan Program Kerja untuk Pendidikan dan Kepemudaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:25 WIB

Marak Aksi Massal dan Main Hakim Sendiri, Projo Riau Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:25 WIB

Kisruh LCC Kalbar: Formappi Sebut MPR Gagal Jadi Teladan Nilai Kebangsaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:04 WIB

Bupati Tangerang Hadiri Peluncuran Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Anti Korupsi

Senin, 11 Mei 2026 - 19:12 WIB

Bongkar Masalah Haji 2026: Kuota, Hotel Penuh, hingga Jalan Pintas Ilegal

Berita Terbaru