Terasmedia.co Lebak – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Setia Budhi Rangkasbitung (USBR) bersama BEM Banten Bersatu kembali menegaskan komitmennya mengawal perjuangan masyarakat Cigobang dalam memperoleh hunian yang layak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Tukar Pikir antara DPR RI dan Civitas.
Dalam forum itu, kedua organisasi mahasiswa menghadirkan Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Partai NasDem, Arif Rahman, S.H., untuk berdialog langsung dengan warga. Kegiatan bertajuk “Perjalanan 6 Tahun Menuju Sejahtera?” tersebut digelar pada 14 Februari 2026 di Mushola Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak.
Presiden Mahasiswa Universitas Setia Budhi Rangkasbitung, Rizqi Ahmad Fauzi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang penyaluran aspirasi dan keluh kesah masyarakat agar dapat diteruskan kepada pemerintah pusat sekaligus mendorong lahirnya solusi yang nyata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kegiatan ini bukan sekadar formalitas atau seremonial. Ini langkah serius yang harus dijawab tuntas oleh pemerintah. Jangan sampai kehadiran wakil rakyat tidak menghasilkan apa-apa. Mereka adalah representasi masyarakat dan harus mampu menyampaikan aspirasi warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh pihak yang terlibat dalam advokasi persoalan Cigobang harus menjaga konsistensi dan komitmen hingga masyarakat mendapatkan kepastian, khususnya terkait janji penyediaan hunian tetap.
“Kami berharap semua pihak yang memperjuangkan masyarakat Cigobang tetap istiqamah. Jangan sampai kendor, perjuangan ini harus kita kawal sampai tuntas tanpa terkecuali,” tegasnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga mendesak agar segera digelar Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat guna menuntaskan persoalan yang selama ini masih dirasakan masyarakat Cigobang.
“Kami mendorong adanya FGD lintas pemerintah, dari daerah hingga pusat, agar ada keputusan yang jelas dan solusi konkret bagi warga Cigobang. Harapan masyarakat tidak boleh terus menggantung,” pungkasnya.












