Gebrakan Kejati Sumsel: Buru Aset Koruptor Sungai Lalan, Harley Davidson Ikut Disita

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) terus mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi pada lalu lintas pelayaran di wilayah Perairan Sungai Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, periode 2019-2025.

i

Keterangan foto : Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) terus mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi pada lalu lintas pelayaran di wilayah Perairan Sungai Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, periode 2019-2025.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co PALEMBANG – Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) terus mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi pada lalu lintas pelayaran di wilayah Perairan Sungai Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, periode 2019-2025. Pada Selasa (7/4/2026), Tim Penyidik Kejati Sumsel melakukan penggeledahan di dua lokasi di Palembang dan menyita sejumlah aset berharga.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari, menjelaskan bahwa penggeledahan ini merupakan tindak lanjut dari peningkatan status perkara ke penyidikan yang telah dirilis sebelumnya.

“Hari ini, Tim Penyidik Kejati Sumsel telah melaksanakan penggeledahan di dua lokasi di Palembang sebagai bagian dari upaya pengumpulan bukti terkait dugaan Tipikor Lalu Lintas Pelayaran di Sungai Lalan,” ujar Vanny Yulia Eka Sari kepada awak media.

Target Penggeledahan dan Hasil Sitaan

Dua lokasi yang menjadi target penggeledahan adalah:

– Rumah Saksi YK di Jl. Rawa Sari Gg. Masjid, Lr. Al-Ikhlas, Kel. 20 Ilir D.II, Kec. Kemuning, Kota Palembang.
– Mess Saksi B di Jl. Perintis Kemerdekaan, Kec. Ilir Timur II, Kota Palembang.

Dari hasil penggeledahan tersebut, tim penyidik berhasil menyita berbagai barang bukti penting, antara lain:

– Alat Komunikasi Elektronik: 4 unit handphone dan 1 unit iPad.
– Aset Berharga: Emas seberat kurang lebih 275 gram dan uang tunai senilai Rp 367.000.000,-.
– Kendaraan Mewah: 1 unit sepeda motor Harley Davidson.
– Dokumen: Sejumlah dokumen yang dianggap relevan dan berkaitan langsung dengan perkara dugaan Tipikor tersebut.

Vanny memastikan bahwa kegiatan penggeledahan di kedua lokasi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. “Semua barang bukti yang disita akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan untuk mengungkap kasus ini secara tuntas,” tambahnya.

Dugaan tindak pidana korupsi ini diperkirakan merugikan negara hingga sekitar Rp 160 miliar, yang berasal dari pungutan jasa pemanduan kapal yang tidak masuk ke kas pemerintah daerah. Kejati Sumsel berkomitmen untuk terus mendalami kasus ini guna menyeret pihak-pihak yang bertanggung jawab ke meja hijau.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kasus Korupsi KUR BRI Kreneng, Kejati Bali: Masih Ada Kemungkinan Tersangka Baru
Kurniasih Mufidayati: Ketimpangan Akses Pendidikan Tinggi Harus Segera Diatasi
Penyegaran Organisasi: Wakajati Anton Delianto Lantik Vanny Eka Sari dan 10 Pejabat Eselon III-IV
Polri Tetap Pemegang Kewenangan Utama, Legislator Ingatkan Batas Peran TNI
Anggaran Baju Dinas Gubernur Malut Rp990 Juta Disorot, CBA Minta Kejagung Turun Tangan
Peringati Hari Lahir Pancasila, Firman Soebagyo Soroti Kesenjangan Ekonomi hingga Polarisasi Identitas
Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta
Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 22:42 WIB

Kasus Korupsi KUR BRI Kreneng, Kejati Bali: Masih Ada Kemungkinan Tersangka Baru

Senin, 1 Juni 2026 - 21:39 WIB

Kurniasih Mufidayati: Ketimpangan Akses Pendidikan Tinggi Harus Segera Diatasi

Senin, 1 Juni 2026 - 21:00 WIB

Penyegaran Organisasi: Wakajati Anton Delianto Lantik Vanny Eka Sari dan 10 Pejabat Eselon III-IV

Senin, 1 Juni 2026 - 19:14 WIB

Anggaran Baju Dinas Gubernur Malut Rp990 Juta Disorot, CBA Minta Kejagung Turun Tangan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:52 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Firman Soebagyo Soroti Kesenjangan Ekonomi hingga Polarisasi Identitas

Berita Terbaru