Putra Banten Pasang Badan, Tolak Kriminalisasi Ucapan Jusuf Kalla

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Jakarta – Mantan Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla, adalah figur yang sangat dihormati di Indonesia. Rekam jejaknya dalam mendamaikan berbagai konflik nasional menjadi bukti kapasitasnya sebagai negarawan.

Namun, tuduhan penistaan agama terhadap beliau justru memicu ketersinggungan di tengah masyarakat. Banyak pihak menilai tuduhan tersebut berlebihan dan tidak berdasar.

Mohamad Rohim, anak muda asal Banten, menegaskan bahwa pernyataan Jusuf Kalla bukanlah bentuk penistaan agama. Hal itu disampaikannya dalam rilis pada 19 April 2026.

“Jangan melebih-lebihkan. Pernyataan Pak JK tidak mengandung unsur penistaan,” tegas Rohim.

Ia juga menyoroti kejanggalan situasi saat ini. Menurutnya, ketika Jusuf Kalla menyampaikan pandangan, termasuk soal isu ijazah Presiden Jokowi, justru beliau yang dilaporkan.

“Ini jadi aneh. Yang membuat gaduh siapa, yang dituduh membuat gaduh siapa,” lanjutnya.

Rohim menilai Jusuf Kalla adalah tokoh bangsa yang dihormati, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di tingkat internasional.

Kunjungan dari Kedutaan Besar Iran menjadi salah satu bukti bahwa beliau diperhitungkan.

Kami Masyarakat Banten, kata Rohim, menyatakan dukungan penuh kepada Jusuf Kalla dan menegaskan pentingnya menjaga demokrasi serta kebebasan berpendapat.

“Indonesia sudah dewasa. Tidak boleh lagi rakyat bersuara malah dilaporkan atau diintimidasi. Jurnalis ditekan, akun media sosial hilang, itu bukan ciri demokrasi sehat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Indonesia harus terus maju, bukan mundur.

“Kita harus jelas melihat siapa yang membuat kegaduhan. Jangan sampai terjadi maling teriak maling,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kawalan Pembangunan, Kajati Jabar Pastikan Proyek Patimban Berjalan Sesuai Rencana
Lewat Musyawarah, Perselisihan di Langkat Berakhir dengan Saling Memaafkan
Doli Kurnia Imbau Kader Golkar Tenang, Kasus Nus Kei Diserahkan ke Hukum
Mukhsin Nasir dan BJORKA 98 Serang Kemenhan: Auto Pilot, Sibuk Urusi Tambang dan MBG, Alutsista Terbengkalai
Jaga Desa Award 2026: Apresiasi untuk Pengawal Pembangunan Desa
Dipimpin Andra Soni, Banten Kembali Ukir Sejarah Lewat KWP Award
Anang Supriatna: Pemeriksaan Saksi Google Langgar Hukum Acara, JPU Keberatan Keras
Ahmad Doli Kurnia: Hadapi Krisis Global, Perkuat Ekonomi Rakyat di Level Desa
Berita ini 31 kali dibaca
Putra Banten Pasang Badan, Tolak Kriminalisasi Ucapan Jusuf Kalla

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:02 WIB

Kawalan Pembangunan, Kajati Jabar Pastikan Proyek Patimban Berjalan Sesuai Rencana

Selasa, 21 April 2026 - 12:56 WIB

Lewat Musyawarah, Perselisihan di Langkat Berakhir dengan Saling Memaafkan

Selasa, 21 April 2026 - 10:07 WIB

Doli Kurnia Imbau Kader Golkar Tenang, Kasus Nus Kei Diserahkan ke Hukum

Selasa, 21 April 2026 - 06:44 WIB

Mukhsin Nasir dan BJORKA 98 Serang Kemenhan: Auto Pilot, Sibuk Urusi Tambang dan MBG, Alutsista Terbengkalai

Selasa, 21 April 2026 - 05:55 WIB

Jaga Desa Award 2026: Apresiasi untuk Pengawal Pembangunan Desa

Berita Terbaru

Keterangan foto : Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, Minggu (19/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Lewat Musyawarah, Perselisihan di Langkat Berakhir dengan Saling Memaafkan

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:56 WIB