Sari Yuliati Serahkan PIP di Mataram: Semua Anak Berhak Masa Depan Cerah

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, hadir langsung di tengah mereka untuk menyerahkan secara simbolis bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), Sabtu (2/5/2026)

i

Keterangan foto : Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, hadir langsung di tengah mereka untuk menyerahkan secara simbolis bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), Sabtu (2/5/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Mataram – Semangat dan keceriaan terpancar dari wajah para siswa-siswi SDN 10 Cakranegara, Jumat (1/5/2026). Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, hadir langsung di tengah mereka untuk menyerahkan secara simbolis bantuan Program Indonesia Pintar (PIP).

Kehadiran Sari Yuliati bukan hanya sekadar penyerahan bantuan, melainkan bentuk perhatian dan dukungan moril agar anak-anak terus bersemangat menuntut ilmu. Ratusan siswa kini memiliki kepastian untuk dapat terus bersekolah dan mengejar mimpi mereka tanpa hambatan ekonomi.

“Semua anak berhak punya masa depan cerah, tanpa pengecualian,” ujar Sari Yuliati dengan penuh semangat.

Ia menekankan bahwa pendidikan adalah investasi terbesar bangsa dan kunci utama untuk melahirkan generasi yang unggul, cerdas, dan berkarakter.

“Semangat belajar ya, pejuang masa depan. Kita tunggu karya-karya hebat kalian nanti,” pesan Sari Yuliati yang disambut riuh antusiasme para murid.

Program PIP ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah bersama DPR RI dalam memastikan akses pendidikan yang merata di seluruh pelosok negeri. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan tidak ada lagi anak putus sekolah dan mereka semakin percaya diri dalam menatap masa depan yang gemilang.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Gerak 08 Apresiasi Langkah Danantara, Negara Dinilai Hadir Lindungi Driver Ojol
Marwan Jafar: Tangkap dan Proses Hukum Pelaku Predator Seksual di Pesantren Ndholo Kusumo, Pati
Estimasi Rp45 Miliar Biaya May Day, BaraNusa: Jelaskan Sumber Dananya
Bantuan Rp20 Juta Per Unit, Sari Yuliati: BSPS Wujud Kepedulian Negara
Drama di Langkat Sri Rahayu Kecelakaan: BPJS Masih Proses, BGN Turun Tangan
CBA Desak Kejati DKI Tetapkan Tersangka, Kasus PLN Suralaya Rp219 Miliar
Kasus Migas Bekasi Naik Penyidikan, Kerugian Negara Capai Rp278 Miliar
Pilih Demo di DPR Daripada ke Monas, Sunarno: KASBI Dapat Intimidasi dan Doxing
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:31 WIB

Gerak 08 Apresiasi Langkah Danantara, Negara Dinilai Hadir Lindungi Driver Ojol

Senin, 4 Mei 2026 - 08:30 WIB

Marwan Jafar: Tangkap dan Proses Hukum Pelaku Predator Seksual di Pesantren Ndholo Kusumo, Pati

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:18 WIB

Estimasi Rp45 Miliar Biaya May Day, BaraNusa: Jelaskan Sumber Dananya

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:43 WIB

Bantuan Rp20 Juta Per Unit, Sari Yuliati: BSPS Wujud Kepedulian Negara

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:38 WIB

Drama di Langkat Sri Rahayu Kecelakaan: BPJS Masih Proses, BGN Turun Tangan

Berita Terbaru

Opini

Putusan Inkrah Diabaikan, Negara Di Mana?

Senin, 4 Mei 2026 - 14:54 WIB