Rehabilitasi Jalan Rangkasbitung–Gajrug Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Avatar photo

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek jalan di Rangkasbitung jadi sorotan

i

Proyek jalan di Rangkasbitung jadi sorotan

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak — Pelaksanaan rehabilitasi jalan ruas Rangkasbitung–Gajrug yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2026 senilai Rp10,6 miliar diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan dokumen kontrak. Hal ini diungkapkan Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA) Kabupaten Lebak usai menggelar audiensi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat.

Pekerjaan tersebut dikerjakan oleh CV. Falby Putra Mandiri. Audiensi yang berlangsung Jumat, 12 Juni 2026, dihadiri Kepala Dinas PUPR Lebak H. Dade, Kepala Bidang Bina Marga sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Hamdan, perwakilan pelaksana proyek Robi, serta pengawas internal DPUPR Ferry.

Wakil Ketua GAMMA, Gayuh Priana, menyampaikan bahwa pihaknya telah menemukan sejumlah indikasi ketidaksesuaian di lapangan. Beberapa item pekerjaan yang diduga tidak memenuhi standar meliputi penggunaan lapisan plastik pemisah, penulangan beton, hingga metode pengerjaan yang dinilai asal jadi.

“Dari hasil konfirmasi, terungkap ada sejumlah bagian pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis dan kontrak. Jika dibiarkan, kualitas jalan akan menurun dan umur layanannya menjadi lebih singkat,” ujar Gayuh, Senin (15/6/2026)

Ia menilai kondisi ini terjadi karena lemahnya pengawasan dan pengendalian dari pihak dinas terkait. GAMMA menuding Kepala Dinas PUPR dan Kepala Bidang Bina Marga selaku PPK tidak menjalankan tugas pengawasan secara optimal.

“Ketika pekerjaan dikerjakan asal jadi dan menyimpang dari ketentuan, jelas hasilnya tidak akan berkualitas. Beban kerugian justru akan ditanggung masyarakat. Kami menduga pihak dinas dan pelaksana proyek tidak mematuhi aturan yang tercantum dalam kontrak kerja,” tegas Gayuh.

GAMMA menegaskan pentingnya proyek infrastruktur dikerjakan sesuai standar agar anggaran negara yang digunakan memberikan manfaat maksimal dan berumur panjang bagi kepentingan umum.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Hijrah Fest 1448 H Legok: Rawat Tradisi, Cetak Generasi Emas
Kades Ajak Warga Kosambi Bayar PBB di Balai Desa, Rabu 17 Juni”
Bocah 4 Tahun Tersesat di Tangerang Akhirnya Selamat!
Pernyataan Korwil BGN Lebak Soal Rangkap Jabatan Korcam dan Kepala SPPG Tuai Pertanyaan
Sambut 1448 Hijriah, Kapolres Lebak Doakan Keberkahan dan Kondusivitas Daerah
Diduga Tak Sesuai Standar, Distribusi MBG di Lebak Bikin KPM Geleng Kepala
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Ratusan Warga Pasir Gendok Gelar Doa Bersama di Masjid Al-Barokah
Pesparawi Nasional XIV Jadi Sejarah Baru Papua Tengah, Wagub Deinas Geley Beri Dukungan Penuh
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:56 WIB

Hijrah Fest 1448 H Legok: Rawat Tradisi, Cetak Generasi Emas

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:08 WIB

Bocah 4 Tahun Tersesat di Tangerang Akhirnya Selamat!

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:25 WIB

Pernyataan Korwil BGN Lebak Soal Rangkap Jabatan Korcam dan Kepala SPPG Tuai Pertanyaan

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:22 WIB

Sambut 1448 Hijriah, Kapolres Lebak Doakan Keberkahan dan Kondusivitas Daerah

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:03 WIB

Diduga Tak Sesuai Standar, Distribusi MBG di Lebak Bikin KPM Geleng Kepala

Berita Terbaru

Nasional

Pakar Sebut Hal Konyol Jokowi Bajak Kader PDIP

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:06 WIB

Daerah

Hijrah Fest 1448 H Legok: Rawat Tradisi, Cetak Generasi Emas

Selasa, 16 Jun 2026 - 23:56 WIB