Dugaan Pungli Program PIP Kembali Terjadi di Sekolah Lebak

Teras Media

- Penulis

Rabu, 1 Maret 2023 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co, lebak – Salah satu Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) Program Indonesia Pintar ( PIP ) mengeluhkan adanya pungutan liar yang di duga dilakukan oleh pihak Sekolah, yakni Sekolah Dasar Negeri ( SDN 2 ) Mekar Mulya Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak dengan modus isi keropak. hal itu di ungkapkan salah satu keluarga KPM yang anaknya bersekolah di SDN tersebut, saat di temui awak media di kediamannya pada 28/2/2023

Menurut narasumber tersebut bahwa di setiap turun bantuan PIP selalu di potong oleh pihak sekolah sebesar 50.000 rupiah

“Iya di tempat anak saya sekolah ketika turun PIP selalu di potong sebesar 50.000 rupiah, dengan modus mengisi kotak berjenis kardus, namun dengan bahasa wajib,” Ungkapnya.

Baca juga : Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Raih 2 Penghargaan Sekaligus di Asia Leaders Awards 2023

 

Seharusnya kan kami menerima 450.000 rupiah, namun karena adanya kewajiban mengisi Keropak tersebut sebesar 50.000 rupiah, akhitnya kami hanya mendapat 400.000 ribu, sebetulnya kami keberatan namun karena kita ada bahasa kewajiban ya mau gimana lagi. Jadi seberlum bantuan tetsebut turun dan siap di cairkan, kami disuruh kumpul untuk mengisi kotak tersebut sebesar liampuluh ribu oleh pihak sekolah,

“Hal tersebut bukan sekali saja pak, tetapi setiap ada pencairan PIP selalu seperti itu setiap tahunnya dari tahun 2021 sampai 2022,” Pungkasnya

Sementara itu, Uci Sanusi, Kepala Sekolah SDN 2 Mekar Mulya, ketika di komfiasi, melalui sambungam Whatsappnya mengatakan,

“Ari tipihak sakolamah tepisan pisan pisan namina pungli lantaran ti pihak sakola te pernah nyuhunken ieu oge kaleresan aya guru keponakan abuya saurna bade diklaripikasi ( Kalau pihak sekolah ga mungkin namanya pungli, sebab pihak Sekolah ga pernah minta, ini juga kebetulan ada guru keponakannya abuya mau diklarifikasi, terkait pungutan tersebut,”Ujarnya singkat dengan bahasa sunda

( Team )

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Acara Musik Kampus, Mahasiswa Hukum Uniba Laporkan Kasus ke Polisi
SPMB Banten Bersih, Andra Soni: Sekolah Gratis Solusi Kuota Terbatas
CBA Minta Kejati Banten Selidiki Anggaran Seragam Dinas Kabupaten Tangerang Rp15,7 M
KPK Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi APBD DPRD Kabupaten Tangerang
Slag B3 Dibuang Liar di Serang: BCW Endus Kongkalikong Korporasi dan Oknum
KPN Soroti Anggaran Hotel DPRD Kabupaten Tangerang Rp23 M: Antara Kuasa dan Kemiskinan
PT Kristalin Ekalestari Serahkan Rumah Baru ke Warga Nabire, Klaim Sudah Puluhan Unit
Jangan Cuma Jadi Penonton, Hotel Grand Keisha Diminta Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 11:29 WIB

Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Acara Musik Kampus, Mahasiswa Hukum Uniba Laporkan Kasus ke Polisi

Senin, 1 Juni 2026 - 00:01 WIB

SPMB Banten Bersih, Andra Soni: Sekolah Gratis Solusi Kuota Terbatas

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:50 WIB

CBA Minta Kejati Banten Selidiki Anggaran Seragam Dinas Kabupaten Tangerang Rp15,7 M

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:44 WIB

Slag B3 Dibuang Liar di Serang: BCW Endus Kongkalikong Korporasi dan Oknum

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:36 WIB

KPN Soroti Anggaran Hotel DPRD Kabupaten Tangerang Rp23 M: Antara Kuasa dan Kemiskinan

Berita Terbaru