Karang Taruna Mendorong Digitalisasi Adminduk Dengan Perekaman E-KTP Di Sekolah

Teras Media

- Penulis

Rabu, 15 Maret 2023 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co  SERANG – Karang Taruna Provinsi Banten mendorong digitalisasi administrasi kependudukan atau Adminduk melalui diterbitkannya KTP atau kartu tanda penduduk digital bagi kalangan remaja atau yang saat ini disebut kalangan milenial.

“Perekaman E-KTP bagi generasi muda merupakan tuntutan kebutuhan bagi banyak keperluan, khususnya di era digital,” kata Ketua Karang taruna Provinsi Banten Andika Hazrumy dalam sambutannya pada acara Launching Identitas Kependudukan Digital yang digelar Pemkab Serang di Aula Sekretariat Daerah Pemkab Serang, Selasa 14 Maret 2023.

Pada acara tersebut, Pemkab Serang yang diwakili oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil juga sekaligus melakukan perjanjian kerja sama dengan Karang Taruna Banten kaitan sosialisasi dan penerapan program tersebut kepada kalangan remaja, selain juga dengan sejumlah instansi lainnya.

Karang Taruna Mendorong Digitalisasi Adminduk Dengan Perekaman E-KTP Di Sekolah I Teras Media
Andika Hazrumy memberikan tanda tangan dalam mendorong digitalisasi perekaman E-KTP , Rabu (15/3/2023)

Baca juga : Jadi Cameo, Andika Hazrumy: Terimakasih Sudah mengangkat Banten

Menurut Andika yang juga mantan Wakil Gubernur banten itu, generasi muda khususnya siswa sekolah yang baru menginjak usia 17 banyak yang tidak tahu atau bahkan enggan mengurus E KTP ke instansi terkait.

Untuk itu, Karang Taruna sebagai organisasi berbasis kepemudaan hadir memberikan penyadaran kepada generasi muda akan pentingnya memiliki dokumen kependudukan seperti E KTP, sekaligus memfasilitasi mereka memiliki E KTP tanpa harus mendatangi kantor instansi, melainkan bisa melakukan perekaman E KTP di sekolah masing-masing.

Menurut Andika, program ini sebagai bentuk tanggung jawab Karang Taruna terhadap persoalan sosial generasi muda, dimana mereka nantinya tidak lagi kesulitan mengakses jenjang pendidikan lanjutan di perguruan tinggi atau pekerjaan, karena sudah memiliki dokumen kependudukan yang resmi.

Ini juga : Mantan Wagub Banten Raih Gelar Doctor ( S3 ) Cumlaude

Di samping itu, lanjutnya, Karang Taruna juga membantu pemerintah dalam proses pembangunan dengan menyediakan data kependudukan yang valid dan upt date sehingga memudahkan dalam perencanaan pembangunan.

Program ini, lanjutnya, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya dokumen kependudukan sebagai kewajiban bagi setiap warga negara. “Dari sini diharapkan generasi muda akan menjadi warga negara yang lebih taat hukum dan patuh aturan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengatakan kegiatan yang dilakukan saat ini adalah bagian daripada bagaimana memberikan identitas kependudukan secara merata kepada seluruh penduduk Indonesia, khususnya Kabupaten Serang. ”Ketika identitas kependudukan dalam bentuk fisik banyak kendala, sekarang kita launching identitas kependudukan dengan cara digitalisasi,” ujarnya.

Dengan cara digitalisasi itu, kata Pandji, akan lebih mudah mengidentifikasikan kependudukan karena hampir 95 persen masyarakat di Indonesia khususnya Kabupaten Serang itu sudah memakai smartphone. Dengan adanya smartphone akan lebih mudah di data, di identifikasikan KTP dengan KTP digital.

”Sehingga KTP (digital) ini nanti tidak memerlukan bukti fisik cukup di daftarkan dan nanti akan muncul di aplikasi, sekarang dengan adanya launching ini,” katanya.

Pandji berharap, dari target 25 persen dari jumlah masyarakat wajib KTP sebanyak 1,2 juta dari jumlah penduduk Kabupaten Serang sebanyak 1,7 juta. Dia menyebutkan, Pemkab Serang melalui Disdukcapil baru mengejar target di 25 persen dari 1,2 juta atau baru 300 ribu.(Deni/red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

GAMMA Resmi Layangkan Surat Audiensi ke Inspektorat Lebak, Kawal Serius Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar
Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak
BCW Tegaskan: Kematian Dua Anak di Proyek KSCS Lebak Adalah Kelalaian Pidana
Anggaran Fantastis, Kualitas Dipertanyakan: GAMMA Kritik Proyek Jalan Rangkasbitung–Gajrug
Amanah Baru di Wilayah Strategis, Pradhana Probo Setyarjo Jadi Kajari Tangerang
GMBI Desak Kejari Lebak Tindaklanjuti Temuan BPK di PUPR, King Naga Beri Ultimatum 7×24 Jam
Kecelakaan Beruntun di Lebak, King Naga Soroti Sikap Tak Manusiawi Pengemudi Xpander
LBH Bogor Buka Posko Pengaduan Konsumen Vivo Mall Sentul
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 10:42 WIB

Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak

Rabu, 15 April 2026 - 16:50 WIB

BCW Tegaskan: Kematian Dua Anak di Proyek KSCS Lebak Adalah Kelalaian Pidana

Rabu, 15 April 2026 - 10:03 WIB

Anggaran Fantastis, Kualitas Dipertanyakan: GAMMA Kritik Proyek Jalan Rangkasbitung–Gajrug

Selasa, 14 April 2026 - 22:56 WIB

Amanah Baru di Wilayah Strategis, Pradhana Probo Setyarjo Jadi Kajari Tangerang

Selasa, 14 April 2026 - 19:26 WIB

GMBI Desak Kejari Lebak Tindaklanjuti Temuan BPK di PUPR, King Naga Beri Ultimatum 7×24 Jam

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sekjen Matahukum, Mukhsin Nasir menggunakan baju hitam, Selasa (11/9/2023)

Hukum dan Kriminal

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:49 WIB