Berapa Jumlah Penduduk Bumi saat Ini? Simak Apa Kata Dukcapil

Teras Media

- Penulis

Rabu, 12 April 2023 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi melalui Medsos (media sosial)-nya baru-baru ini, memaparkan jumlah penduduk ter-update, Selasa (12/4/2023)

i

Keterangan foto : Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi melalui Medsos (media sosial)-nya baru-baru ini, memaparkan jumlah penduduk ter-update, Selasa (12/4/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi melalui Medsos (media sosial)-nya baru-baru ini, memaparkan jumlah penduduk ter-update. Tak hanya tingkat daerah dan negara, Teguh juga menyinggung jumlah penduduk sebumi saat ini.

“Tahukan sobat bahwa pada tahun 2023 ini jumlah penduduk di dunia sudah lebih dari 8 miliar jiwa,” kata Teguh.

Data Teguh sejalan dengan proyeksi PBB tahun lalu bahwa jumlah penduduk dunia mencapai 8 miliar jiwa pada pertengahan November 2022 tahun lalu. Dan jika merujuk pada data World Population Review per pekan kedua Februari 2023, jumlah penduduk bumi tembus 8.005.176.000 jiwa.

Dari jumlah populasi tersebut, kata Teguh, Indonesia masuk 4 besar negara berpenduduk terbanyak. “Yang pertama, India. Yang kedua, China.”

“India dan China penduduknya lebih dari 1,4 miliar jiwa. Dan yang nomor 3 adalah Amerika Serikat dengan penduduk lebih dari 339 juta jiwa. Dan bagaimana dengan Indonesia? Indonesia menduduki peringkat ke-4 sebagai negara berpenduduk terbanyak dengan jumlah totalnya adalah 277.749.853 jiwa,” kata Teguh merinci.

Dalam videeonya, Teguh juga menyebut peringkat provinsi, kabupaten dan kota berpenduduk terbanyak dan paling sedikit di Indonesia. “Provinsi yang terbanyak jumlah penduduknya adalah provinsi Jawa Barat dengan total penduduk sebanyak 49.339.670 jiwa. Kabupaten yang paling banyak penduduknya adalah Kabupaten Bogor. Penduduk kabupaten bogor sebanyak 5.473.476 jiwa. Dan kota yang terbanyak penduduknya adalah Kota Surabaya yakni dengan jumlah penduduk sebanyak 2.987.863 jiwa.

“Provinsi yang jumlah penduduknya paling sedikit adalah Provinsi Papua Selatan dengan jumlah penduduk 522.844 jiwa. Dan kabupaten dengan jumlah penduduk paling sedikit adalah Kabupaten Supiori dengan jumlah penduduk sebanyak 25.148 jiwa. Sedangkan kota yang paling sedikit penduduknya adalah Kota Sabang dengan jumlah penduduk 43.176 jiwa,” papar Teguh.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dilan 1997: Saat Melodi dan Senyum Menjadi Satu Cerita
Kawalan Pembangunan, Kajati Jabar Pastikan Proyek Patimban Berjalan Sesuai Rencana
Lewat Musyawarah, Perselisihan di Langkat Berakhir dengan Saling Memaafkan
Doli Kurnia Imbau Kader Golkar Tenang, Kasus Nus Kei Diserahkan ke Hukum
Mukhsin Nasir dan BJORKA 98 Serang Kemenhan: Auto Pilot, Sibuk Urusi Tambang dan MBG, Alutsista Terbengkalai
Jaga Desa Award 2026: Apresiasi untuk Pengawal Pembangunan Desa
Dipimpin Andra Soni, Banten Kembali Ukir Sejarah Lewat KWP Award
Anang Supriatna: Pemeriksaan Saksi Google Langgar Hukum Acara, JPU Keberatan Keras
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:54 WIB

Dilan 1997: Saat Melodi dan Senyum Menjadi Satu Cerita

Selasa, 21 April 2026 - 14:02 WIB

Kawalan Pembangunan, Kajati Jabar Pastikan Proyek Patimban Berjalan Sesuai Rencana

Selasa, 21 April 2026 - 12:56 WIB

Lewat Musyawarah, Perselisihan di Langkat Berakhir dengan Saling Memaafkan

Selasa, 21 April 2026 - 10:07 WIB

Doli Kurnia Imbau Kader Golkar Tenang, Kasus Nus Kei Diserahkan ke Hukum

Selasa, 21 April 2026 - 06:44 WIB

Mukhsin Nasir dan BJORKA 98 Serang Kemenhan: Auto Pilot, Sibuk Urusi Tambang dan MBG, Alutsista Terbengkalai

Berita Terbaru

Keterangan foto : Pemeran Dilan 1997 Ariel NOAH dan Niken Anjani, Selasa (21/4/2026)

Nasional

Dilan 1997: Saat Melodi dan Senyum Menjadi Satu Cerita

Selasa, 21 Apr 2026 - 15:54 WIB

Keterangan foto : Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, Minggu (19/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Lewat Musyawarah, Perselisihan di Langkat Berakhir dengan Saling Memaafkan

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:56 WIB