Ringankan Beban Masyarakat Kurang Mampu,Pemkab Garut Gelar Pangan Murah

Avatar photo

- Penulis

Senin, 16 Oktober 2023 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co, KAB. GARUT – Hari Pangan Sedunia, diperingati setiap tanggal 16 Oktober, menjadi momentum bagi Kabupaten Garut bersama 185 kabupaten/kota lain di Indonesia untuk menyelenggarakan Gelar Pangan Murah (GPM) serempak. Acara ini berlangsung di Kantor Pusat Pelayanan Pendapatan Daerah (PPPD) atau Samsat Kabupaten Garut, Senin (16/10/2023).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut, Haeruman, menjelaskan, GPM adalah kolaborasi antara Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi (DKPP) Jawa Barat, bersama DKP Kabupaten Garut. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membantu masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan pangan dengan harga terjangkau.

“Kegiatan ini sebetulnya tidak hanya dilakukan di halaman Samsat, nanti ke depan juga kami akan terus melakukan untuk beberapa wilayah termasuk di wilayah 4 kecamatan, Kecamatan Sukawening, Karangtengah, Sucinaraja, dan Wanaraja kegiatan serupa akan kami lakukan,” ucapnya.

Angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Garut mencapai sekitar 82 ribu jiwa, dengan 14.975 kepala keluarga berada di desil 1. Haeruman menyampaikn, kegiatan ini sangat diapresiasi oleh masyarakat, terutama di tengah kemarau panjang akibat fenomena El Nino. Bantuan pangan murah ini diharapkan bisa membantu meringankan beban rumah tangga, khususnya masyarakat yang kurang mampu.

“Kami juga sedang melakukan pendataan terkait masyarakat petani yang gagal panen akibat kekeringan, dan berencana mengajukan bantuan tambahan ke provinsi,” imbuhnya.

Dalam GPM kali ini, pihaknya menyediakan 2 ton beras, 6 kuintal minyak goreng, serta beberapa bahan pokok lain seperti gula, telur, dan terigu. Harga bahan pokok yang ditawarkan adalah beras seharga Rp10.000/kg, minyak goreng Rp11.000/liter, telur Rp22.000/kg, gula Rp11.000/kg, dan terigu Rp9.000/kg.

Haeruman juga menekankan pentingnya penggunaan kupon untuk memastikan distribusi pangan berjalan dengan tertib.

“Jadi ini salah satu upaya supaya tertibnya pendistribusian gelar pangan murah,” katanya. (rdp).

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan
Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak
Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua
Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”
Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu
Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu

Berita Terbaru