Sekda Hadiri Acara Dharma Santi Wanitian Parahyangan Agung Bhuwana Raksati

Teras Media

- Penulis

Sabtu, 20 April 2024 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid menghadiri Dharma Santi atau pertemuan layaknya halal bi halal di Wanitian Parahyangan Agung Bhuwana Raksati, Desa Sodong Kecamatan Tigaraksa. Sabtu, (20/4/24).

i

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid menghadiri Dharma Santi atau pertemuan layaknya halal bi halal di Wanitian Parahyangan Agung Bhuwana Raksati, Desa Sodong Kecamatan Tigaraksa. Sabtu, (20/4/24).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co,Tangerang,– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid menghadiri Dharma Santi atau pertemuan layaknya halal bi halal di Wanitian Parahyangan Agung Bhuwana Raksati, Desa Sodong Kecamatan Tigaraksa. Sabtu, (20/4/24).

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Maesyal Rasyid mengajak semua yang hadir terus mempererat dan meningkatkan kerukunan di tengah derasnya perbedaan suku dan agama terlebih politik saat ini.

“Melalui kegiatan Dharma Santi ini, mari kita terus jaga dan tingkatkan kerukunan antar umat beragama di tengah gencarnya perbedaan agama terlebih politik,” ajak Sekda.

Menurut dia, perbedaan merupakan sebuah hal yang wajar dan harus diterima di tengah majemuknya masyarakat Kabupaten Tangerang saat ini. Untuk itu satu hal yang penting untuk dilakukan adalah tetap memelihara hubungan emosional dan kepekaan sosial satu dengan lainnya agar kerukunan itu tetap terpelihara dengan baik.

“Soal perbedaan itu, kita tetap harus memelihara hubungan emosional dan kepekaan sosial, salah satunya melalui para tokoh agama yang ada di Kabupaten Tangerang untuk menjaga kerukunannya,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua (Parisada Hindu Dharma Indonesia) PHDI Kabupaten Tangerang Letkol Arhanud Purn Iwayan Karyana mengatakan Dharma Santi merupakan rangkaian yang dilakukan umat Hindu usai Hari Nyepi.

“Ini memang kita lakukan karena masih suasana Nyepi juga, ditambah umat Islam juga habis Idul Fitri, jadi kami adakan sekalian. Ini pun bentuk kami untuk mempererat silahturahmi dan kerukunan umat beragama sebagai wujud bagaimana kami tetap menjaga kerukunan itu,” ungkapnya.

Acara Dharma Santi tersebut juga dimeriahkan tarian kolosal nusantara yang dikuti oleh anak-anak berpakaian adat, dan penampilan musik gamelan nuasa Bali di Wanitian Parahiyangan Agung Bhuana Raksati.

(Rls/Ardi).

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Robby Wanma Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos ke Polresta Sorong
Apel Pagi di Nabire, Sekda Tegaskan TPP Bukan Hak Melainkan Reward Kinerja ASN
Dituding Korupsi Dana Adat, Mesak Mambraku Tempuh Jalur Hukum dan Minta Klarifikasi Dewan Adat
SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)
THM One Two Six di Citra Raya Diduga Tanpa Izin, Warga dan Ponpes Resah Akibat Kebisingan
Diduga Mangkrak, Rumah Jabatan Kapolres Tambrauw Tak Rampung Meski Anggaran Rp2 Miliar
Dituding Berbuat Tak Senonoh, Ternyata Korban Investasi Bodong Rp200 Juta
Pasang Tiang di Tanah Warga Sembarangan, Fiber Net Dituduh Melawan Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:39 WIB

Robby Wanma Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos ke Polresta Sorong

Senin, 20 April 2026 - 10:39 WIB

Apel Pagi di Nabire, Sekda Tegaskan TPP Bukan Hak Melainkan Reward Kinerja ASN

Minggu, 19 April 2026 - 20:27 WIB

Dituding Korupsi Dana Adat, Mesak Mambraku Tempuh Jalur Hukum dan Minta Klarifikasi Dewan Adat

Minggu, 19 April 2026 - 19:52 WIB

SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)

Minggu, 19 April 2026 - 16:40 WIB

THM One Two Six di Citra Raya Diduga Tanpa Izin, Warga dan Ponpes Resah Akibat Kebisingan

Berita Terbaru