Pemerintah Tutup Mata, Ratusan Warga Cianjur Gotong Royong Bangun Jalan dan Jembatan

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 31 Juli 2024 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Ratusan warga Cianjur Bergotong royong bangun jembatan dan jalan agar bisa di lalui masyarakat.

i

Keterangan Foto: Ratusan warga Cianjur Bergotong royong bangun jembatan dan jalan agar bisa di lalui masyarakat.

Ikuti kami di Google News

 

Terasmedia.co Cianjur – Semangat gotong royong dan kerjasama antara warga tercermin jelas di Desa Mekarsari Kecamatan Naringgul Kabupaten Cianjur merupakan daerah terpencil sampai saat ini nggak ada jembatan yang bisa di lalui roda empat dengan rasa prihatin warga desa Mekarsari bekerjasama dengan warga desa kerta berkumpul bersama untuk menimbun dan memperbaiki jalan dan jembatan yang rusak,” Cianjur ( 31/07) .

Upaya ini dilakukan agar masyarakat melalui jalan dan jembatan dengan menggunakan roda empat kami bersama warga swadaya membuat jalan sepanjang 1 Km.

Upaya ini dilakukan agar masyarakat dapat melintas dengan menggunakan roda empat kami masyarakat bersama-sama dengan warga membangun jembatan tersebut.

Masyarakat kerta memohon kepada pemerintah membangun jembatan yang digunakan warga setiap hari berlokasi di Leuwi kored tepatnya sungai cidaun.

Jalan yang rusak telah menjadi permasalahan yang mengganggu di kami. Kerusakan yang terjadi selama ini telah mengakibatkan ketidaknyamanan bagi para pengguna jalan, termasuk pengendara sepeda motor, mobil, dan pejalan kaki.

Ratusan warga desa berkumpul dengan alat-alat sederhana seperti sekop dan cangkul menimbun dan menutupi lubang-lubang jalan dengan menggunakan tanah atau batu kerikil. Mereka membentuk tim yang terorganisir dengan baik untuk memperbaiki jembatan yang rusak. Pekerjaan tersebut membutuhkan upaya fisik yang besar, tetapi semangat kerjasama dan tekad untuk memperbaiki infrastruktur desa menggerakkan mereka.

Warga Masyarakat, Iwan, sangat mengapresiasi inisiatif ini. “Ini adalah contoh nyata dari semangat gotong-royong dan kepedulian warga terhadap keadaan jembatan atau infrastruktur yang ada diwilayah mereka” kata Iwan.

Jembatan ini merupakan akses yang paling utama guna untuk kegiatan mobilisasi, sehingga sebaiknya kita bisa merawat dan menjaganya agar kita bisa merasa nyaman saat melewatinya. tambahnya

Perbaikan jalan dan jembatan ini bukan hanya tentang mengatasi masalah kerusakan fisik, tetapi juga menciptakan rasa kebersamaan di antara warga desa. Mereka berharap bahwa upaya ini akan mendorong partisipasi yang lebih besar dalam memelihara infrastruktur dan menjaga jalan tetap dalam kondisi baik.

Salah satu warga yang ikut gotong royong, mengatakan, “Ini adalah tanggung jawab kita untuk menjaga desa ini agar tetap nyaman dan aman bagi semua pengguna jalan. Saya bangga dapat berkontribusi dalam upaya ini bersama warga-warga yang lain”

Upaya gotong royong ini tidak hanya memperbaiki jalan fisik, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan kebersamaan dalam komunitas. Ini adalah contoh yang menginspirasi tentang bagaimana semangat kerjasama dapat membantu dalam memperbaiki kondisi lingkungan dan menciptakan tempat tinggal yang lebih baik bagi semua.

Kami bersama Warga mengambil batu-batu dari kali untuk digunakan memperbaiki jalan dengan menggunakan alat seadanya kami melakukan kegiatan ini dengan harapan jembatan bisa di lalui dengan roda empat.

Selain itu kami berharap kepada pemerintah daerah maupun pusat dapat memberikan bantuan terhadap berbaikan jalan ini.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Bukan Hanya Bantuan, Perhatian Gubernur Andra Soni Jadi Sejuk Penenun Harapan Warga Kanaga
Jejak Nata Sutisna: Dari Purwakarta, Tunisia hingga Amerika untuk Belajar Membangun Perdamaian
Anggota Komisi II DPRD Lebak H. Karim Tinjau Pustu Keboncau, Desak Dinkes Segera Fungsikan
Terduga Pelaku Pencurian Lima Motor Diamankan Tim Elang Polsek Sorong Barat
Peresmian Hidroponik dan Budidaya Ikan Air Tawar Lapas Kelas I Medan
 Kajari Mahfuddin Cakra: Media Terpercaya Sahabat Penting Tegakkan Hukum dsn Kedamaian Bersama Rakyat
Dini Hari yang Mencekam di Kalijati: Siswi di Subang Terbangun, Pria Misterius Diduga Sudah Berada di Sisi Tempat Tidurnya
Tanah Bertuan Tanah Adat Desa Nifasi Bukan Milik Negara
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Bukan Hanya Bantuan, Perhatian Gubernur Andra Soni Jadi Sejuk Penenun Harapan Warga Kanaga

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Jejak Nata Sutisna: Dari Purwakarta, Tunisia hingga Amerika untuk Belajar Membangun Perdamaian

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Anggota Komisi II DPRD Lebak H. Karim Tinjau Pustu Keboncau, Desak Dinkes Segera Fungsikan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Terduga Pelaku Pencurian Lima Motor Diamankan Tim Elang Polsek Sorong Barat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Peresmian Hidroponik dan Budidaya Ikan Air Tawar Lapas Kelas I Medan

Berita Terbaru