Kawal Terus, Massa Desak Kajari Selesaikan Kasus Dugaan Korupsi di Banyuwangi

Teras Media

- Penulis

Jumat, 1 November 2024 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : massa desak Kejari Banyuwangi Transparansi Soal Penanganan Hukum, Kamis (31/10/2024)

i

Keterangan foto : massa desak Kejari Banyuwangi Transparansi Soal Penanganan Hukum, Kamis (31/10/2024)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Info Warga Banyuwangi (IWB) dan Aliansi warga Aliansi beserta beberapa Lembaga Swadaya masyarakat yang ada di Banyuwangi, menggelar aksi demonstrasi di Kejaksaan negeri Banyuwangi dan Inspektorat. Mereka melakukan aksi untuk meminta kepastian hukum atas terkait dana desa yang melibatkan AS.

“Kita meminta Kejaksaan Negeri Banyuwangi untuk proses hukum diduga Tersangka kasus Korupsi MaMin fiktif yang melibatkan NH, dianggap berhenti ditengah jalan. Selain itu, untuk memproses Hukum kasus korupsi Dana Desa yang melibatkan AS, yang merupakan mantan kepala desa yang mengakibatkan DD tahun 2024 belum bisa cair, ” Kata Ketua Info Banyuwangi (IDB) Abi, Kamis (31/10/2024)

Lebih lanjut, kata Abi, dia juga mendorong APH agar melakukan transparansi hukum atas kasus korupsi dan berita bohong berkaitan dengan kasus agaria di Pakel. Menurut Abi, ada beberapa kasus di Banyuwangi yang memang saat ini masih mangkrak dan masih jalan ditempat.

“Ada beberapa kasus di banyuwangi yang mangkrak tidak ada kejelasan terkait proses selanjutnya. Disisi lain dengan mangkraknya proses hukum, jelas ada banyak warga yang dirugikan”, tegas Abi.

Dijelaskan Abi, apabila progres proses hukum di Banyuwangi dinilai masih lambat, maka akan ada aksi lanjutan yang melibatkan massa yang lebih banyak.

“Akan ada aksi yang lebih besar melibatkan massa yang lebih banyak, jika tidak ada kejelasan lebih lanjut terkait tuntutan kita hari ini”, pungkas Abi.

Perwakilan dari Aliansi warga Aliyan, Cecep menjelaskan bahwa ada point kesepakatan yang dicapai saat audiensi di kantor inspektorat. Kata Cecep, Hasil dari audiensi akan ada pertemuan antara pihak Inspektorat, DPMDes, BPKAD, Pemerintah Kecamatan Rogojampi, Pemerintah Desa Aliyan, Dan BPD Aliyan.

“Nanti ada pertemuan lanjutan dari semua perwakilan untuk membahas pencarian Dana Desa (DD) tahun 2024. Dijadwalkan pada tanggah 5 November, dan baru saja saya dihubungi bahwa surat sudah diproses, ” ucap Cecep.

Dikatakan cecep bahwa ada penjelasan dari pihak Inspektorat jika pengakumulasian Dana Desa Aliyan yang disalahgunakan sudah hampir selesai. Menurut Cecep, pengakuan inspektorat jika penghitungan dana desa yang diselewengkan sudah hampir selesai.

“Tadi saat audiensi pihak inspektorat menyampaikan jika penghitungan Dana Desa yang diselewengkan sudah hampir rampung. Apabila sudah selesai pihak inspektorat siap membantu dalam proses administrasi yang kaitannya dengan DPMD dan BPKAD, dan menurut Inspektorat harusnya sudah bisa (pencairan DD)”. tutup Cecep.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kodim 0601 Pandeglang Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Forkopimda Hadir Khidmat
Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Acara Musik Kampus, Mahasiswa Hukum Uniba Laporkan Kasus ke Polisi
SPMB Banten Bersih, Andra Soni: Sekolah Gratis Solusi Kuota Terbatas
CBA Minta Kejati Banten Selidiki Anggaran Seragam Dinas Kabupaten Tangerang Rp15,7 M
KPK Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi APBD DPRD Kabupaten Tangerang
Slag B3 Dibuang Liar di Serang: BCW Endus Kongkalikong Korporasi dan Oknum
KPN Soroti Anggaran Hotel DPRD Kabupaten Tangerang Rp23 M: Antara Kuasa dan Kemiskinan
PT Kristalin Ekalestari Serahkan Rumah Baru ke Warga Nabire, Klaim Sudah Puluhan Unit
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:48 WIB

Kodim 0601 Pandeglang Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Forkopimda Hadir Khidmat

Senin, 1 Juni 2026 - 11:29 WIB

Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Acara Musik Kampus, Mahasiswa Hukum Uniba Laporkan Kasus ke Polisi

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:50 WIB

CBA Minta Kejati Banten Selidiki Anggaran Seragam Dinas Kabupaten Tangerang Rp15,7 M

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:43 WIB

KPK Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi APBD DPRD Kabupaten Tangerang

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:44 WIB

Slag B3 Dibuang Liar di Serang: BCW Endus Kongkalikong Korporasi dan Oknum

Berita Terbaru