Ketua DPD GPRUKK Banten Minta Kepala ATR/BPN Lebak Kaji Ulang Program Pengajuan PTSL Desa Binong

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 18 Januari 2025 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan poto : Ketua dan jajaran LSM GPRUKK DPD Banten  ( Dok Khusus )

i

Keterangan poto : Ketua dan jajaran LSM GPRUKK DPD Banten ( Dok Khusus )

Ikuti kami di Google News

TERASMEDIA.CO LEBAK – Sejatinya program sertifikat tanah melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL ) dari pemerintah melalui Kemenentrian Pertanahan Nasional, adalah salah satu program untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan meringankan beban masyarakat dalam menbuat sertifikat Hak kepemilikan tanahnya secara gratis, meskipun memang pemerintah juga melalui kesepakatan tiga ( Menteri) yakni Menteri Agraria, Mentri Desa dan Mentri Dalam Negeri memberikan kelonggaran ( Memperbolehkan ) pihak panitia untunk melakukan penarikan biaya administrasi kepada masyaralat sebesar Rp 150,000,00. Namun apa jadinya jiga kesepakan tiga mentri sebagai rujukan dalam penarikan administrasi tersebut di abaikan dan di langgar oleh pihak – pihak yang mejadi panitia PTSL . Seperti yang terjadi di Desa Binong Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Banten

Diduga panitia Program PTSL di Desa tersebut melakukan pungutan kepada masyarakat melebihi jumlah yang sudah di sepakati oleh tiga mentri, karena di Desa tersebut diduga memungut biaya administrasi PTSL kepada masyarakat sebesar Rp 100.000.00 sampai Rp 250.000.00 untuk pra dan Rp 250.000.00 setelah sertipikat jadi.

Ketua DPD GPRUKK Banten Minta Kepala ATR/BPN Lebak Kaji Ulang Program Pengajuan PTSL Desa Binong I Teras Media

Dengan adanya dugaan tersebut yang ramai di media, salah satu Praktisi hukum (Advokat) sekaligus Ketua LSM Gerakan Perjuangan Rakyat Untuk Keadilan dan Kemakmuran (GPRUKK) Provinsi Banten, Nana Anggraena, SH. mengaku prihatin, dan akan melayangkan surat kepada Kepala ATR/BPN Lebak agar mengkaji ulang pengajuan program PTSL di Desa tersebut. Jika belum apa – apa sudah ada dugaan pungli, maka BPN harus segera menghentikan sementara program PTSL di Desa tersebut dan meminta Aparat Penegah Hukum (APH) agar segera melakukan pemanggilan kepada oknumnya

“Saya rasa jika benar dalam program pembuatan Sertifikat PTSL tersebut masyarakat, di pungut melebihi dari yang di tentukan oleh Pemerintah, tentu itu namanya pelanggaran dan bisa di kategorikan PUNGLI,”ujarnya kepada wartawan melalui sambungan Whatsapp nya pada 17/1/2025

Lebih lanjut, Nana Anggraena, mengatakan. “Dan sudah barang pasti, jika benar disana ada pungutan yang melebihi SKB tiga mentri, dan tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku, maka pelakunya harus di proses secara hukum.” Pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan
Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak
Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua
Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”
Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu
Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu

Berita Terbaru