Koperasi Merah Putih (KMP) Resmi Aktif di Kota Sukabumi, Hadirkan Beras dan Minyak Berkualitas

Teras Media

- Penulis

Kamis, 10 Juli 2025 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red).

i

Foto (Red).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Sukabumi — Pemerintah Kota Sukabumi secara resmi meluncurkan program Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan. Pada tahap awal, KMP telah mulai menyalurkan dua komoditas pokok, yakni beras medium dan minyak goreng Minyak Kita, kepada masyarakat dengan harga yang terjangkau.

Program ini dirancang untuk memberi kemudahan akses terhadap kebutuhan pokok melalui jalur distribusi koperasi, yang dinilai lebih efisien dan langsung menjangkau masyarakat lapisan bawah. Dengan memotong rantai distribusi yang panjang, KMP mampu menyediakan barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat tanpa mengorbankan kualitas.

Manfaat nyata dari program ini mulai dirasakan warga Sukabumi. Selain mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, KMP juga mendorong pemberdayaan pelaku usaha lokal, seperti petani, produsen kecil, dan koperasi setempat. Program ini bertindak sebagai jembatan antara produsen dan konsumen dengan menerapkan prinsip niaga yang adil dan transparan.

Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan KMP. Rencana ke depan meliputi penambahan komoditas, perluasan jaringan distribusi, dan peningkatan kapasitas koperasi lokal agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih menyeluruh.

“KMP bukan hanya jalur distribusi sembako, tetapi sebuah gerakan ekonomi kerakyatan yang mengedepankan kemandirian dan keberlanjutan,” ujar salah satu pejabat Pemerintah Kota Sukabumi.

Dengan peluncuran program ini, Kota Sukabumi menjadi salah satu daerah pelopor yang serius membangun sistem ekonomi berbasis koperasi demi kesejahteraan warganya. KMP diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah, koperasi, dan masyarakat mampu menciptakan solusi berkelanjutan untuk persoalan pangan dan ekonomi lokal.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Robby Wanma Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos ke Polresta Sorong
Apel Pagi di Nabire, Sekda Tegaskan TPP Bukan Hak Melainkan Reward Kinerja ASN
Dituding Korupsi Dana Adat, Mesak Mambraku Tempuh Jalur Hukum dan Minta Klarifikasi Dewan Adat
SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)
THM One Two Six di Citra Raya Diduga Tanpa Izin, Warga dan Ponpes Resah Akibat Kebisingan
Diduga Mangkrak, Rumah Jabatan Kapolres Tambrauw Tak Rampung Meski Anggaran Rp2 Miliar
Dituding Berbuat Tak Senonoh, Ternyata Korban Investasi Bodong Rp200 Juta
Pasang Tiang di Tanah Warga Sembarangan, Fiber Net Dituduh Melawan Hukum
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:39 WIB

Robby Wanma Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos ke Polresta Sorong

Senin, 20 April 2026 - 10:39 WIB

Apel Pagi di Nabire, Sekda Tegaskan TPP Bukan Hak Melainkan Reward Kinerja ASN

Minggu, 19 April 2026 - 20:27 WIB

Dituding Korupsi Dana Adat, Mesak Mambraku Tempuh Jalur Hukum dan Minta Klarifikasi Dewan Adat

Minggu, 19 April 2026 - 19:52 WIB

SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)

Minggu, 19 April 2026 - 16:40 WIB

THM One Two Six di Citra Raya Diduga Tanpa Izin, Warga dan Ponpes Resah Akibat Kebisingan

Berita Terbaru