Mahasiswa Gelar Aksi Jelang 100 hari Kerja Bupati Kabupaten Serang

Teras Media

- Penulis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Mahasiswa Menggelar Aksi unjuk rasa, Menuju 100 hari kerja Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Serang, Banten, Minggu (31/8/2025).

i

Keterangan foto: Mahasiswa Menggelar Aksi unjuk rasa, Menuju 100 hari kerja Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Serang, Banten, Minggu (31/8/2025).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Serang – Menjelang genap 100 hari kinerja Bupati Ratu Zakiyah dan Wakil Bupati Najib Hamas, puluhan mahasiswa mulai dari HMI MPO Serang Raya, Aliansi Mahasiswa Kabupaten Serang, Forum Aktivis Serang Raya yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Mahasiswa Rakyat, menggelar aksi unjuk rasa di depan pendopo Bupati Kabupaten Serang, Banten, Minggu (31/8/2025).

Aksi ini digelar sebagai bentuk kritik terhadap kepemimpinan daerah yang dinilai gagal mewujudkan visi “Kabupaten Serang Bahagia”.

Dalam aksinya, massa membawa poster dan spanduk bertuliskan kritik terhadap pemerintah daerah. Mereka menilai bahwa saat ini, Kabupaten Serang masih dipenuhi persoalan mendasar mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga masalah sosial dan ekonomi.

Sementara itu, Idan Wildan Koordinator Aliansi Mahasiswa, Menyebut Kabupaten Serang bahagia hanyalah mimpi belaka, menurutnya, pemerintah hanya sibuk pencitraan, tanpa kerja nyata untuk rakyat.

“Menjelang 100 hari kerja bupati dan wakilnya, Rakyat masih di penuhi Persoalan, Kabupaten Serang bahagia hanyalah mimpi belaka, sementara ini pemerintah hanya sibuk pencitraan, kerja nyata belum ada,” kata Wildan dalam orasinya

Lalu Mereka, (Mahasiswa-red) membawa sejumlah tuntutan. Adapun tuntutan yang disuarakan meliputi:

1. Hentikan dan evaluasi Proyek PLTS Desa Luwuk, Gunung Sari.

2. Tutup seluruh Tempat Hiburan Malam (THM) yang masih beroperasi.

3. Segera atasi krisis pengangguran dengan membuka lapangan kerja.

4. Berikan kepastian skema bantuan dan pinjaman untuk masyarakat.

5. Bangun dan perluas sarana pengelolaan sampah.

6. Tindak tegas praktik pungli di pemerintahan desa.

7. Realisasikan pembangunan Gedung BPSDM Kabupaten Serang.

8. Hentikan sidak gimmick di rumah sakit dan lakukan pembenahan pelayanan kesehatan.

9. Wujudkan keterbukaan informasi publik.

10. Tutup dan sidak tambang-tambang ilegal di kabupaten Serang

Dalam kesempatan sama, datang dari  Ketua HMI MPO cabang serang raya, Jamal. Ia mendesak pemerintah untuk Evaluasi 100 Hari kerja.

Menurut Jamal, 100 hari pertama kepemimpinan seharusnya menjadi momentum membuktikan komitmen kerja nyata. Namun, yang terjadi justru masyarakat disuguhi gimmick, pencitraan, dan program tidak jelas.

“Jika 100 hari saja sudah gagal menjawab persoalan rakyat, bagaimana nasib lima tahun ke depan? Pemerintah harus serius mengevaluasi dan menjawab tuntutan ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Aksi tersebut berlangsung damai dengan kawalan aparat kepolisian.

Kemudian, ditempat sama, Rifki Koordinator Forum Aktivis Mahasiswa Serang juga menegaskan akan terus mengawal dan melakukan aksi lanjutan pada tanggal 3 September jika tuntutan mereka tidak diindahkan.

“Kami, Mahasiswa akan terus kawal kerja nyata dari pemerintah kabupaten serang, lalu, jika tuntutan kami tidak di indahkan, saya bakal adakan aksi lanjutan di tanggal tiga September nanti.” ujarnya

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Upacara 17-an Kodim 0510/Trs, Kasad Ingatkan Bahaya Kemarau 2026
Pekerja PT Win Win Travel Goods Technologies Bentuk Serikat Pekerja FSPIP
Dana Desa di Pandeglang Rp4,9 Miliar Diduga Dibancak! KITA Banten Siap Gedor Kejagung
Diduga Tak Kantongi Izin SIPA, Pengeboran Air Tanah di Lebak Diminta Segera Dihentikan
Bupati Tangerang Buka Pembinaan Tahap IV Kafilah MTQ Kabupaten Tangerang
Wabup Intan Hadiri Penen Jagung Serentak Kuartal II Polres Metro Tangsel
Kodim 0601 Pandeglang Hadiri Launching 1.061 Titik KDKMP, Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan
LSM WGAB Soroti Dugaan Penimbunan Kayu Ilegal di Moswaren, APH Diminta Segera Bertindak
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:57 WIB

Upacara 17-an Kodim 0510/Trs, Kasad Ingatkan Bahaya Kemarau 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:53 WIB

Pekerja PT Win Win Travel Goods Technologies Bentuk Serikat Pekerja FSPIP

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa di Pandeglang Rp4,9 Miliar Diduga Dibancak! KITA Banten Siap Gedor Kejagung

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:35 WIB

Diduga Tak Kantongi Izin SIPA, Pengeboran Air Tanah di Lebak Diminta Segera Dihentikan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:53 WIB

Bupati Tangerang Buka Pembinaan Tahap IV Kafilah MTQ Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru