Ayep Zaki Tekankan Profesionalisme dalam Pengelolaan BUMD dan BLUD

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 4 September 2025 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Sukabumi Ayep Zaki.

i

Walikota Sukabumi Ayep Zaki.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Sukabumi – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) harus dilakukan dengan profesional serta menerapkan strategi bisnis yang tepat sasaran.

“Karena bisnis harus tumbuh dan menguntungkan, maka perlu menggunakan konsep bisnis dengan rumus tiga P, yakni Port Polio Business, People Development, dan Public Contribution,” ungkap Ayep Zaki dalam keterangannya, Kamis (4/9).

Pernyataan tersebut menanggapi kondisi sejumlah BUMD dan BLUD di Kota Sukabumi yang masih mengalami kerugian. Menurut Ayep, keberadaan BUMD dan BLUD seharusnya memberikan keuntungan bagi daerah, bukan justru menjadi beban.

Ayep menjelaskan, Port Polio Business merupakan arah dan ekspansi bisnis agar perusahaan daerah mampu berkembang secara profesional dan menguntungkan. Sementara itu, People Development menitikberatkan pada pengembangan sumber daya manusia dan organisasi, terutama BLUD seperti rumah sakit, untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Adapun Public Contribution adalah bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR, yang bertujuan menciptakan keseimbangan antara profit, kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian lingkungan,” jelas Ayep. Ia mencontohkan CSR bisa diwujudkan dalam bentuk iuran BPJS, program pengentasan stunting, hingga bedah rumah.

Lebih lanjut, Ayep memaparkan strategi penguatan dengan konsep 3-Winning, yaitu Winning System, Winning Team, dan Winning Concept. Menurutnya, sistem yang baik, tim yang solid, serta konsep yang matang akan menjadi fondasi kokoh bagi BUMD dan BLUD.

Selain itu, Ayep juga menekankan penerapan metode PDCA (Plan, Do, Check, Act) dalam manajemen bisnis. Perencanaan dilakukan dengan target terukur berbasis KPI, pelaksanaan mengacu pada rencana, hasil dibandingkan dengan target, lalu dilakukan evaluasi menggunakan metode PICA (Problem Identification and Corrective Action) dan analisis 5M (Man, Method, Machine, Material, Money).

“Tahap terakhir adalah Action, yaitu tindak lanjut yang dijadikan standar, sehingga siklus PDCA akan bergulir menjadi SDCA (Standard, Do, Check, Action),” terang Ayep.

Ia berharap strategi ini mampu mengubah kondisi BUMD dan BLUD yang selama ini “rapor merah” menjadi sehat dan menguntungkan, sehingga bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Sukabumi sebagai pemegang kepentingan utama.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

HUT ke-10, Bank Banten Siap Menjadi Bagian Penting Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Banten
Refund Macet, Konsumen Bintaro Plaza Residences Keluhkan Minimnya Respons Developer
Pastikan Suplai, Bulog Optimalkan Distribusi Beras Premium ke Rerail Modern
Fery Radiansyah Pimpin Deklarasi 10 Organisasi Desa di Ternate, Teguhkan Dukungan Nasional untuk KDKM
Tim Penjaringan Buka Pendaftaran Calon Ketua Komda Pemuda Katolik Papua Barat Daya Jelang Muskomda II
Kapolres Lebak Pimpin Apel Kesiapsiagaan, Antisipasi Bencana dan Karhutla 2026
Rekrut 10.000 Kader, AMPG DKI Jakarta Terima Bantuan Mobil Operasional
Tanah Adat Bukan Milik Negara, Pemilik Hak Ulayat Protes Kehadiran Satgas PKH
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:35 WIB

HUT ke-10, Bank Banten Siap Menjadi Bagian Penting Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Banten

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Refund Macet, Konsumen Bintaro Plaza Residences Keluhkan Minimnya Respons Developer

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Pastikan Suplai, Bulog Optimalkan Distribusi Beras Premium ke Rerail Modern

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Fery Radiansyah Pimpin Deklarasi 10 Organisasi Desa di Ternate, Teguhkan Dukungan Nasional untuk KDKM

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Tim Penjaringan Buka Pendaftaran Calon Ketua Komda Pemuda Katolik Papua Barat Daya Jelang Muskomda II

Berita Terbaru