Wartawan Dihalangi, Pekerja Tewas Tertimbun di Tambang Emas Ilegal Gunung Guruh

Teras Media

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red)

i

Foto (Red)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Bogor – Seorang pekerja tambang emas ilegal di kawasan Gunung Guruh, Kabupaten Bogor, dilaporkan tewas setelah tertimbun longsor di dalam lubang tambang pada Rabu dini hari pukul 00:12 WIB.

Korban diketahui warga sipil dari Kampung Cidoger. Lokasi kejadian berada di lubang tambang berinisial HKM. Hingga saat ini, identitas lengkap korban belum berhasil dikonfirmasi karena minimnya akses informasi di lapangan.

Tim wartawan yang datang ke lokasi menghadapi berbagai hambatan dalam proses peliputan. Hampir semua pihak enggan memberikan keterangan. Diduga ada upaya pembungkaman yang dilakukan oleh oknum terkait tambang emas ilegal tersebut.

“Semua orang di lokasi diam. Tidak ada yang mau memberikan informasi, seolah sudah diinstruksikan untuk bungkam,” kata salah satu jurnalis di lapangan, Rabu (24/9/2025).

Situasi ini mengindikasikan bahwa telah terjadi upaya sistematis untuk menutup-nutupi kejadian. Padahal, tambang ilegal tersebut telah memakan korban jiwa dan tetap dibiarkan beroperasi.

Wartawan sebagai pilar demokrasi justru dihalangi ketika menjalankan tugas jurnalistik. Ini merupakan ancaman serius terhadap kebebasan pers.

Tim liputan mengirimkan laporan ini sebagai tembusan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), Polda Jabar, dan Polres Bogor. Kami meminta agar dilakukan sidak langsung ke lokasi serta investigasi menyeluruh terhadap kasus ini, termasuk dugaan intimidasi terhadap jurnalis.

Aktivitas tambang ilegal tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga telah menelan korban jiwa. Ketika nyawa melayang dan media dibungkam, maka hukum dan keadilan sedang dihina secara terang-terangan.

Kami dari tim redaksi terus melakukan peliputan di lapangan dan berupaya menggali informasi lebih lanjut, meski menghadapi banyak tekanan. Negara tidak boleh tinggal diam. Kebenaran tidak boleh dikubur bersama longsoran tanah dan kepentingan tambang ilegal.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Upacara 17-an Kodim 0510/Trs, Kasad Ingatkan Bahaya Kemarau 2026
Pekerja PT Win Win Travel Goods Technologies Bentuk Serikat Pekerja FSPIP
Dana Desa di Pandeglang Rp4,9 Miliar Diduga Dibancak! KITA Banten Siap Gedor Kejagung
Diduga Tak Kantongi Izin SIPA, Pengeboran Air Tanah di Lebak Diminta Segera Dihentikan
Bupati Tangerang Buka Pembinaan Tahap IV Kafilah MTQ Kabupaten Tangerang
Wabup Intan Hadiri Penen Jagung Serentak Kuartal II Polres Metro Tangsel
Kodim 0601 Pandeglang Hadiri Launching 1.061 Titik KDKMP, Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan
LSM WGAB Soroti Dugaan Penimbunan Kayu Ilegal di Moswaren, APH Diminta Segera Bertindak
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:57 WIB

Upacara 17-an Kodim 0510/Trs, Kasad Ingatkan Bahaya Kemarau 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:53 WIB

Pekerja PT Win Win Travel Goods Technologies Bentuk Serikat Pekerja FSPIP

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa di Pandeglang Rp4,9 Miliar Diduga Dibancak! KITA Banten Siap Gedor Kejagung

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:35 WIB

Diduga Tak Kantongi Izin SIPA, Pengeboran Air Tanah di Lebak Diminta Segera Dihentikan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:53 WIB

Bupati Tangerang Buka Pembinaan Tahap IV Kafilah MTQ Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru