GERAK 08 Papua Tengah Desak Pemerintah Klarifikasi Proyek PLTA Kalibumi Nabire

Avatar photo

- Penulis

Senin, 20 Oktober 2025 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERAK 08 Papua Tengah Desak Pemerintah Klarifikasi Proyek PLTA Kalibumi Nabire

i

GERAK 08 Papua Tengah Desak Pemerintah Klarifikasi Proyek PLTA Kalibumi Nabire

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Nabire — Pengurus Gerakan Nusantara 08 Provinsi Papua Tengah dan Gerakan Ekonomi Kreatif 08 (GERAK 08) secara resmi menyurati Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait permintaan klarifikasi atas kelanjutan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kalibumi Nabire yang hingga kini belum terlaksana secara maksimal, meski telah direncanakan sejak tahun 1996.

Surat dengan nomor 01/PGGE/PT/2025 itu ditandatangani langsung oleh Yusak Ernes Tebay, Ketua GERAK 08 Papua Tengah. Dalam surat tersebut, pihaknya menyampaikan keresahan masyarakat terhadap lambatnya realisasi proyek yang masuk dalam RUPTL PT PLN (Persero) dan mendapat dukungan pendanaan dari lembaga internasional.

“Proyek ini sudah lama dijanjikan dan masuk dalam RUPTL, bahkan sudah dapat pendanaan dari bank pembangunan Jerman (KfW), namun belum ada kemajuan berarti di lapangan,” ujar Yusak dalam pernyataannya 20 Oktober 2025.

Masyarakat Papua Tengah, khususnya di sekitar lokasi proyek di Kabupaten Nabire, juga mengeluhkan ketidakjelasan proses ganti rugi tanah ulayat. GERAK 08 menilai bahwa hanya sebagian kelompok masyarakat yang menerima kompensasi, sedangkan sebagian besar tanah adat belum diperhitungkan secara adil dan transparan.

“Kami menduga ada ketidakberesan dalam proses ganti rugi. Tanah ulayat milik masyarakat adat seharusnya diperhitungkan secara menyeluruh dan adil, bukan hanya untuk segelintir kelompok,” tegas Yusak.

GERAK 08 bahkan menyinggung adanya dugaan praktik korupsi yang menyebabkan proyek PLTA Kalibumi terus mengalami penundaan. Mereka meminta Presiden Prabowo Subianto untuk turun tangan langsung dalam mengawasi dan membersihkan proyek dari oknum-oknum yang terlibat.

“Jika memang ada persoalan perizinan atau mafia proyek, kami minta Presiden bertindak. Jangan biarkan pembangunan di Papua Tengah tersandera kepentingan segelintir orang,” tambah Yusak.

Proyek PLTA Kalibumi Nabire disebut sebagai salah satu program strategis yang seharusnya mendukung pasokan listrik berkelanjutan di Papua Tengah. Dalam suratnya, GERAK 08 menyayangkan bahwa hingga 2025, proyek ini belum menunjukkan hasil meski nilainya mencapai triliunan rupiah.

Sebagai pelengkap laporan, masyarakat juga menyerahkan bukti foto fisik proyek irigasi Kalibumi yang menunjukkan kondisi lapangan yang terbengkalai dan tidak menunjukkan progres berarti.

Surat terbuka ini ditujukan sebagai bentuk aspirasi rakyat Papua Tengah, khususnya di Distrik Nabire Barat, yang menginginkan keadilan, transparansi, dan percepatan pembangunan di wilayah mereka.

Gerakan Ekonomi Kreatif 08 (GERAK 08) adalah bagian dari Gerakan Nusantara 08 Papua Tengah, organisasi masyarakat Pendukung Presiden Prabowo Subianto yang fokus berdiri di garis rakyat, perlindungan hak masyarakat adat, dan pemberdayaan ekonomi lokal di Provinsi Papua Tengah.

Dyt

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan
Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak
Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua
Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”
Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu
Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu

Berita Terbaru