Diduga Kurang Pelayanan, Pasien Asal Desa Sawarna Meninggal di RSUD Malingping

Teras Media

- Penulis

Minggu, 9 November 2025 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red)

i

Foto (Red)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Banten – Diduga akibat kurangnya pelayanan dari pihak rumah sakit, seorang pasien asal Kampung Cipanas, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Malingping, Sabtu (8/11/2025).

Menurut keterangan keluarga korban, pihak rumah sakit dinilai lamban dalam memberikan penanganan medis terhadap pasien. Bahkan setelah pasien dinyatakan meninggal dunia, pihak RSUD Malingping disebut enggan mengantarkan jenazah menggunakan mobil ambulans. Hal itu diduga karena pasien menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan.

Keluarga korban merasa sangat kecewa dengan sikap dan pelayanan pihak rumah sakit yang dianggap tidak manusiawi. Mereka berharap Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak segera turun tangan serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen RSUD Malingping, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Salah satu anggota keluarga korban mengungkapkan kronologi kejadian tersebut.

“Saya datang ke RSUD Malingping pada hari Minggu untuk berobat, tapi pihak rumah sakit tidak melayani pasien dengan baik. Pasien bahkan sempat dibiarkan di atas depan di luar ruangan. Ketika infusnya habis, petugas pun tidak segera menggantinya,” ujar keluarga korban dengan nada kesal.

Ia menambahkan, akibat lambannya pelayanan, pasien akhirnya meninggal dunia dan dibawa pulang pada Jumat malam. Namun, pihak rumah sakit disebut tidak bersedia mengantarkan jenazah ke Kampung Cipanas, Desa Sawarna.

“Kami terpaksa membawa jenazah menggunakan mobil losbak. Itu pun kami yang mencari kendaraan sendiri dari kampung,” lanjutnya.

Keluarga korban menegaskan, mereka berharap dinas terkait segera melakukan tindakan tegas terhadap pihak RSUD Malingping atas pelayanan yang dinilai tidak sesuai dengan standar kemanusiaan.

“Kami hanya minta keadilan dan perhatian dari pemerintah. Jangan ada lagi masyarakat kecil yang diperlakukan seperti ini,” tutupnya.

Sampai berita ini di terbitkan, Awak media masih berupaya untuk mengkonfirmasi pihak RSUD Malingping, guna mendapatkan keterangan dan informasi lebih lanjut.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Upacara 17-an Kodim 0510/Trs, Kasad Ingatkan Bahaya Kemarau 2026
Pekerja PT Win Win Travel Goods Technologies Bentuk Serikat Pekerja FSPIP
Dana Desa di Pandeglang Rp4,9 Miliar Diduga Dibancak! KITA Banten Siap Gedor Kejagung
Diduga Tak Kantongi Izin SIPA, Pengeboran Air Tanah di Lebak Diminta Segera Dihentikan
Bupati Tangerang Buka Pembinaan Tahap IV Kafilah MTQ Kabupaten Tangerang
Wabup Intan Hadiri Penen Jagung Serentak Kuartal II Polres Metro Tangsel
Kodim 0601 Pandeglang Hadiri Launching 1.061 Titik KDKMP, Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan
LSM WGAB Soroti Dugaan Penimbunan Kayu Ilegal di Moswaren, APH Diminta Segera Bertindak
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:57 WIB

Upacara 17-an Kodim 0510/Trs, Kasad Ingatkan Bahaya Kemarau 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:53 WIB

Pekerja PT Win Win Travel Goods Technologies Bentuk Serikat Pekerja FSPIP

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa di Pandeglang Rp4,9 Miliar Diduga Dibancak! KITA Banten Siap Gedor Kejagung

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:35 WIB

Diduga Tak Kantongi Izin SIPA, Pengeboran Air Tanah di Lebak Diminta Segera Dihentikan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:53 WIB

Bupati Tangerang Buka Pembinaan Tahap IV Kafilah MTQ Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru