Serukan Kebangsaan, Ahmad Fauzi Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Pandeglang

Teras Media

- Penulis

Minggu, 21 Desember 2025 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto/Dok: Anggota DPR RI, Ahmad Fauzi, Senin (8/12/2025).

i

Foto/Dok: Anggota DPR RI, Ahmad Fauzi, Senin (8/12/2025).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Pandeglang – Di tengah badai zaman yang mengguncang sendi-sendi kebangsaan, ketika berbagai faham menyusup dan berusaha merobek persatuan, Ahmad Fauzi, Anggota DPR RI, berdiri tegak sebagai penjaga arah dan peneguh barisan. Melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Panji Bangsa Kabupaten Pandeglang pada Senin 8 Desember 2025. Ia mengumandangkan seruan kebangsaan yang lantang, heroik, dan menggugah nurani anak bangsa.

Bertempat di Kantor DPC PKB Kabupaten Pandeglang, kegiatan ini bukan sekadar forum diskusi, melainkan medan konsolidasi ideologi dan spiritual kebangsaan. Panji Bangsa sebagai barisan pemuda dihimpun untuk kembali menyadari peran sejarahnya berdiri di garda terdepan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam pidato yang membakar semangat, Ahmad Fauzi menegaskan bahwa jiwa bela negara adalah panggilan suci bagi setiap anak bangsa, terlebih bagi para pemuda Panji Bangsa yang memikul amanah sejarah dan moral.

“Bela negara bukan hanya angkat senjata, tetapi keberanian menjaga akal sehat, akhlak, dan kesetiaan pada Indonesia. Panji Bangsa adalah benteng moral republik ini,” tegas Ahmad Fauzi dengan suara bergetar penuh keyakinan

Menumbuhkan Jiwa Bela Negara di Tubuh Pemuda Bangsa

Ahmad Fauzi menekankan bahwa pemuda adalah tulang punggung negara. Tanpa jiwa bela negara yang kokoh, bangsa akan rapuh dan mudah dipecah belah. Karena itu, Panji Bangsa didorong menjadi kawah candradimuka pembentukan karakter pemuda yang berani, berdisiplin, dan setia kepada bangsa dan negara.

Ia mengingatkan bahwa sejarah Indonesia dibangun oleh pemuda yang tidak pernah ragu berkorban, dari medan juang hingga ruang pemikiran. Semangat itulah yang harus diwarisi dan dihidupkan kembali di tengah generasi hari ini.

Empat Pilar Kebangsaan sebagai Konsensus Nasional yang Tak Boleh Diganggu Gugat

Lebih lanjut, Ahmad Fauzi menegaskan dengan tegas bahwa Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah konsensus nasional hasil ijtihad besar para pendiri bangsa yang disepakati lintas agama, suku, dan golongan.

“Empat Pilar ini bukan warisan biasa. Ia adalah perjanjian luhur bangsa Indonesia. Mengkhianatinya sama dengan mengkhianati sejarah, darah para pahlawan, dan doa para ulama,” ujar Ahmad Fauzi.

Ia menekankan bahwa Pancasila selaras dengan nilai-nilai agama, UUD 1945 adalah pagar konstitusi, NKRI adalah rumah besar bersama, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah ikatan persaudaraan yang mempersatukan perbedaan sebagai kekuatan.

Menangkal Segala Faham yang Mengancam Keutuhan NKRI

Dalam bagian paling tegas dari pidatonya, Ahmad Fauzi menyerukan kewaspadaan terhadap segala faham yang mengancam keutuhan NKRI baik yang datang dalam wajah radikalisme, ekstremisme, intoleransi, maupun adu domba yang memecah persaudaraan.

Menurutnya, ancaman terhadap bangsa hari ini sering kali tidak datang dengan senjata, tetapi melalui narasi, propaganda, dan penyusupan ideologi yang merusak persatuan dari dalam.

“Tugas kita adalah menjaga Indonesia tetap utuh. Panji Bangsa harus berdiri sebagai tembok ideologis, menolak segala faham yang ingin mengganti dasar negara atau memecah belah persatuan,” seru Ahmad Fauzi dengan penuh ketegasan.

Ikrar Kebangsaan dari Pandeglang

Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan semangat kebersamaan dan tekad bulat. Panji Bangsa Kabupaten Pandeglang menyatakan kesiapan untuk menjadi garda terdepan bela negara, menjaga konsensus nasional, dan setia mengawal NKRI sampai titik darah penghabisan.

Dari Pandeglang, panji kebangsaan kembali dikibarkan. Dari tangan pemuda, sumpah setia pada Indonesia kembali diteguhkan. Selama Pancasila dijaga, selama NKRI dipertahankan, selama Panji Bangsa berdiri Indonesia akan tetap jaya. Dan di barisan itu, Ahmad Fauzi berdiri sebagai penyeru, peneguh, dan penjaga arah perjuangan kebangsaan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

GAMMA Resmi Layangkan Surat Audiensi ke Inspektorat Lebak, Kawal Serius Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar
Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak
BCW Tegaskan: Kematian Dua Anak di Proyek KSCS Lebak Adalah Kelalaian Pidana
Anggaran Fantastis, Kualitas Dipertanyakan: GAMMA Kritik Proyek Jalan Rangkasbitung–Gajrug
Amanah Baru di Wilayah Strategis, Pradhana Probo Setyarjo Jadi Kajari Tangerang
GMBI Desak Kejari Lebak Tindaklanjuti Temuan BPK di PUPR, King Naga Beri Ultimatum 7×24 Jam
Kecelakaan Beruntun di Lebak, King Naga Soroti Sikap Tak Manusiawi Pengemudi Xpander
LBH Bogor Buka Posko Pengaduan Konsumen Vivo Mall Sentul
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:35 WIB

GAMMA Resmi Layangkan Surat Audiensi ke Inspektorat Lebak, Kawal Serius Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar

Kamis, 16 April 2026 - 10:42 WIB

Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak

Rabu, 15 April 2026 - 16:50 WIB

BCW Tegaskan: Kematian Dua Anak di Proyek KSCS Lebak Adalah Kelalaian Pidana

Rabu, 15 April 2026 - 10:03 WIB

Anggaran Fantastis, Kualitas Dipertanyakan: GAMMA Kritik Proyek Jalan Rangkasbitung–Gajrug

Selasa, 14 April 2026 - 22:56 WIB

Amanah Baru di Wilayah Strategis, Pradhana Probo Setyarjo Jadi Kajari Tangerang

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sekjen Matahukum, Mukhsin Nasir menggunakan baju hitam, Selasa (11/9/2023)

Hukum dan Kriminal

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:49 WIB