Gerai Pupuk KDMP Buyutmekar Mandek, Konflik Internal Diduga Jadi Biang Kerok

Teras Media

- Penulis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red)

i

Foto (Red)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Gerai Pupuk milik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Buyutmekar, Kecamatan Maja, hingga kini belum juga beroperasi. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan petani, mengingat gerai pupuk desa lain di wilayah Kecamatan Maja sudah lama aktif melayani kebutuhan pupuk dan insektisida.

Pantauan media pada Sabtu (3/1/2026) menunjukkan gerai pupuk yang berlokasi di Jalan Kopi–Maja Km 06, Ciemas, RT 004 RW 003, Desa Buyutmekar, hampir setiap hari tampak tertutup tanpa aktivitas. Padahal, keberadaan gerai tersebut sangat dibutuhkan petani, terutama menjelang musim tanam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mandeknya aktivitas gerai pupuk KDMP Buyutmekar diduga kuat akibat ketidakharmonisan internal antara Ketua Koperasi dan jajaran pengurus. Sumber media menyebut, tidak adanya chemistry atau kesepahaman menjadi penghambat utama jalannya operasional koperasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang anggota Kopdes Buyutmekar yang enggan disebutkan namanya (inisial J) mengungkapkan bahwa keterlambatan operasional gerai pupuk terjadi karena langkah Ketua Kopdes dinilai belum seirama dengan pengurus lainnya.

“Sudah ada perbedaan pandangan yang cukup serius. Karena itu, pengurus bersepakat menggelar Rapat Anggota Luar Biasa (RALB),” ujarnya.

RALB dijadwalkan akan dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2026, bertempat di Aula Kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Buyutmekar. Rapat tersebut dinilai sebagai mekanisme internal yang mendesak guna mengambil keputusan penting terkait keberlangsungan organisasi dan kepengurusan KDMP Buyutmekar.

“RALB ini penting untuk menentukan arah koperasi ke depan, termasuk menyelesaikan persoalan internal yang selama ini menghambat aktivitas,” tambahnya.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Ketua Kopdes Merah Putih Buyutmekar, Anwar, melalui pesan WhatsApp terkait belum beroperasinya gerai pupuk, tidak mendapat tanggapan. Hal serupa juga terjadi saat media menghubungi Kepala Desa Buyutmekar, Ujang Tisna. Meski pesan telah terbaca (centang dua), hingga berita ini diterbitkan tidak ada jawaban maupun klarifikasi.

Mandeknya gerai pupuk KDMP Buyutmekar menambah daftar persoalan tata kelola koperasi desa, sekaligus memunculkan pertanyaan publik soal komitmen pengurus dan pemerintah desa dalam mendukung kebutuhan dasar petani.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kota Serang Klarifikasi Soal Logo dalam Video Peresmian Rumah Makan
Desakan Menguat, GAMMA Minta Kejari Lebak Transparan Tangani Dugaan Korupsi
Tindak Tegas Judi Sabung Ayam, Polda Banten Musnahkan Arena di Kota Serang
PKL Alun-Alun Kota Madiun Tolak Relokasi, SBMR Desak Kepastian Pemkot
Rapat Kreditor Hari Ini, Pekerja PT Dua Kuda Tuntut Perlindungan Hak
GAMMA Tantang BPJN Banten Hadiri Aksi Demonstrasi Jilid 3 di Kantor Kementerian PU
25 Prajurit Kodim 0510/Trs Naik Pangkat, Dandim Tekankan Dedikasi dan Loyalitas
Semangat Kebangsaan Berkobar di Lebak: Sosialisasi 4 Pilar oleh Ahmad Fauzi Menggugah Hati Warga Banjarsari
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:33 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Klarifikasi Soal Logo dalam Video Peresmian Rumah Makan

Kamis, 2 April 2026 - 19:00 WIB

Tindak Tegas Judi Sabung Ayam, Polda Banten Musnahkan Arena di Kota Serang

Kamis, 2 April 2026 - 18:15 WIB

PKL Alun-Alun Kota Madiun Tolak Relokasi, SBMR Desak Kepastian Pemkot

Kamis, 2 April 2026 - 09:52 WIB

Rapat Kreditor Hari Ini, Pekerja PT Dua Kuda Tuntut Perlindungan Hak

Kamis, 2 April 2026 - 09:31 WIB

GAMMA Tantang BPJN Banten Hadiri Aksi Demonstrasi Jilid 3 di Kantor Kementerian PU

Berita Terbaru