Jembatan Gantung di Sukajadi Rusak, Masa Depan Pelajar Dipertaruhkan

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Kondisi Jembatan Gantung di Desa Sukajadi, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak.

i

Keterangan foto: Kondisi Jembatan Gantung di Desa Sukajadi, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Masyarakat Desa Sukajadi, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, kembali menyuarakan desakan keras kepada pemerintah daerah agar segera merealisasikan pembangunan jembatan gantung yang saat ini berada dalam kondisi rusak parah, Minggu (11/1/2026).

Hingga kini, jembatan yang menjadi urat nadi penghubung antar kampung tersebut belum juga mendapat penanganan konkret, meski kondisinya terus memburuk dan membahayakan keselamatan warga yang melintas.

Jembatan gantung tersebut memiliki peran strategis bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Sukajadi. Selain menjadi akses utama mobilitas warga sehari-hari, jembatan ini juga menunjang aktivitas perekonomian, memudahkan akses pelayanan kesehatan, serta menjadi jalur penting bagi anak-anak sekolah yang menempuh pendidikan ke luar desa.

Kerusakan jembatan dinilai telah melumpuhkan kelancaran aktivitas warga dan mempersempit ruang gerak masyarakat, terutama pada saat cuaca buruk.

Dampak paling dirasakan akibat rusaknya jembatan ini adalah oleh para pelajar yang bersekolah di SMPN 1 Panggarangan dan SMAN 1 Panggarangan. Setiap hari, para siswa terpaksa menempuh jalur alternatif yang jaraknya jauh lebih panjang dan memakan waktu lebih lama.

Kondisi ini tidak hanya menguras tenaga, tetapi juga meningkatkan risiko keterlambatan sekolah, kelelahan fisik, serta ancaman keselamatan, khususnya saat musim hujan ketika jalan licin dan arus sungai meningkat.

Salah satu warga Desa Sukajadi mengungkapkan bahwa kondisi jembatan yang rusak sudah berlangsung cukup lama dan telah berulang kali disampaikan kepada pihak terkait. Namun, hingga saat ini belum ada langkah nyata yang dirasakan masyarakat.

“Jembatan ini adalah kebutuhan mendesak warga. Bukan hanya untuk kami, tapi juga untuk masa depan anak-anak kami. Kami berharap pemerintah benar-benar mendengar dan segera merealisasikan pembangunan jembatan yang layak dan aman,” ujarnya.

Warga menilai lambannya penanganan menunjukkan kurangnya perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedesaan. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Lebak bersama instansi terkait segera turun tangan melakukan pembangunan atau perbaikan menyeluruh, bukan sekadar perbaikan sementara.

Menurut warga, kehadiran infrastruktur yang layak merupakan tanggung jawab negara demi menjamin keselamatan, kesejahteraan, serta keberlangsungan pendidikan generasi muda di Desa Sukajadi.

Masyarakat menegaskan akan terus menyuarakan aspirasi ini hingga ada tindakan nyata dari pemerintah. Mereka berharap desakan ini menjadi perhatian serius dan segera ditindaklanjuti, agar jembatan gantung Desa Sukajadi dapat kembali difungsikan secara aman dan menjadi penopang utama aktivitas warga, sekaligus menjamin akses pendidikan yang layak bagi para pelajar. (Hxz)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dari Banten Menuju Dunia, Irjen Pol. M. Sabilul Alif Dorong Penguatan Kapasitas Imam Menuju IGIC 2026
TPA Jatiwaringin Membara, LKPLN Akan Seret Pemerintah Daerah ke Jalur Hukum
Diduga Kendaraan ODOL Berkeliaran Tengah Malam di Pandeglang, Warga Curigai Angkut Sampah
Bangun Sinergi Alumni dan Kader, HMI Banten Raya Titipkan Lima Rekomendasi kepada KAHMI Pandeglang
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Resmi Buka Turnamen Mobile Legends Kapolda Cup 2026
Elisabeth Simanjuntak Terpilih Pimpin BPAN, Amanah Baru di Tanah Adat Sasak Lombok Timur
Lindungi Diri dari Asap TPA Jatiwaringin, Dinkes Minta Warga Pakai Masker dan Segera ke Faskes Jika Bergejala
Puskesmas Maja Respon Somasi Kuasa Hukum Keluarga Bayi Yang Lahir Sungsang Meninggal
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:22 WIB

Dari Banten Menuju Dunia, Irjen Pol. M. Sabilul Alif Dorong Penguatan Kapasitas Imam Menuju IGIC 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:40 WIB

TPA Jatiwaringin Membara, LKPLN Akan Seret Pemerintah Daerah ke Jalur Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:32 WIB

Bangun Sinergi Alumni dan Kader, HMI Banten Raya Titipkan Lima Rekomendasi kepada KAHMI Pandeglang

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:26 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Resmi Buka Turnamen Mobile Legends Kapolda Cup 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:50 WIB

Elisabeth Simanjuntak Terpilih Pimpin BPAN, Amanah Baru di Tanah Adat Sasak Lombok Timur

Berita Terbaru

Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo,

Hukum dan Kriminal

Tak Hanya Kekerasan Internal: DPR RI Soroti Pola Penegakan Hukum Pasangkayu

Minggu, 5 Jul 2026 - 23:11 WIB

Megapolitan

Pentingnya Teknologi bagi Para Kader Bela Negara

Minggu, 5 Jul 2026 - 15:09 WIB