Jembatan Gantung Ambruk di Wanasalam, Lima Pelajar Terjatuh ke Sungai

Teras Media

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: insiden Jembatan gantung di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, ambruk, mengakibatkan pelajar terjatuh ke sungai.

i

Keterangan foto: insiden Jembatan gantung di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, ambruk, mengakibatkan pelajar terjatuh ke sungai.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Sebuah jembatan gantung di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, ambruk pada Rabu (21/1/2026), mengakibatkan lima pelajar SMPN 3 Wanasalam beserta satu unit sepeda motor terjatuh ke sungai.

Peristiwa tersebut terjadi saat para pelajar hendak berangkat ke sekolah dengan melintasi jembatan menggunakan sepeda motor. Diduga, kondisi jembatan yang sudah tidak layak pakai serta licin akibat hujan menjadi penyebab utama ambruknya jembatan. Derasnya arus sungai sempat menyulitkan proses evakuasi.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan. Seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat, namun beberapa pelajar mengalami luka ringan dan syok, sehingga langsung mendapatkan penanganan medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Insiden ini kembali menyoroti buruknya kondisi infrastruktur penghubung antar desa, khususnya jembatan gantung yang menjadi akses utama masyarakat dan pelajar. Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat dengan menutup sementara akses jembatan serta melakukan perbaikan menyeluruh demi mencegah kejadian serupa.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala Bidang AMP KUMALA, Ledi, menyampaikan keprihatinannya. Ia menilai kejadian ini mencerminkan lemahnya perhatian terhadap keselamatan infrastruktur publik, terutama yang menjadi akses utama pendidikan masyarakat pedesaan.

“Jembatan seharusnya menjadi sarana penunjang aktivitas warga, bukan justru membahayakan keselamatan. Kami menilai peristiwa ini bukan sekadar kecelakaan, melainkan akibat dari kurangnya perawatan dan pengawasan terhadap fasilitas umum,” ujar Ledi.

Pihaknya mendesak camat dan kepala desa setempat untuk segera menutup akses jembatan tersebut, serta meminta pemerintah daerah melakukan perbaikan secepatnya. Selain itu, ia juga mendorong adanya audit menyeluruh terhadap jembatan gantung lainnya di wilayah Kabupaten Lebak.

“Keselamatan pelajar dan masyarakat harus menjadi prioritas utama demi terciptanya keadilan dan pemerataan pembangunan,” tegasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kota Serang Klarifikasi Soal Logo dalam Video Peresmian Rumah Makan
Desakan Menguat, GAMMA Minta Kejari Lebak Transparan Tangani Dugaan Korupsi
Tindak Tegas Judi Sabung Ayam, Polda Banten Musnahkan Arena di Kota Serang
PKL Alun-Alun Kota Madiun Tolak Relokasi, SBMR Desak Kepastian Pemkot
Rapat Kreditor Hari Ini, Pekerja PT Dua Kuda Tuntut Perlindungan Hak
GAMMA Tantang BPJN Banten Hadiri Aksi Demonstrasi Jilid 3 di Kantor Kementerian PU
25 Prajurit Kodim 0510/Trs Naik Pangkat, Dandim Tekankan Dedikasi dan Loyalitas
Semangat Kebangsaan Berkobar di Lebak: Sosialisasi 4 Pilar oleh Ahmad Fauzi Menggugah Hati Warga Banjarsari
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:33 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Klarifikasi Soal Logo dalam Video Peresmian Rumah Makan

Kamis, 2 April 2026 - 19:00 WIB

Tindak Tegas Judi Sabung Ayam, Polda Banten Musnahkan Arena di Kota Serang

Kamis, 2 April 2026 - 18:15 WIB

PKL Alun-Alun Kota Madiun Tolak Relokasi, SBMR Desak Kepastian Pemkot

Kamis, 2 April 2026 - 09:52 WIB

Rapat Kreditor Hari Ini, Pekerja PT Dua Kuda Tuntut Perlindungan Hak

Kamis, 2 April 2026 - 09:31 WIB

GAMMA Tantang BPJN Banten Hadiri Aksi Demonstrasi Jilid 3 di Kantor Kementerian PU

Berita Terbaru