SPPG Jatimulya Distribusikan Menu MBG Variatif dan Higienis

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Owner SPPG Jatimulya, Olih.

i

Foto: Owner SPPG Jatimulya, Olih.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jatimulya yang berlokasi di Jalan TB Hasan, Kampung Ciseke, Desa Jatimulya, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sejumlah sekolah di wilayah Desa Jatimulya, Kamis (12/2/2026).

Owner SPPG Jatimulya, Olih, mengatakan pendistribusian menu MBG telah memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) serta pengawasan gizi yang ketat.

“Pendistribusian menu Makan Bergizi Gratis ini sudah sesuai SOP dan berada dalam pengawasan gizi yang ketat,” ujar Olih.

Ia menjelaskan, selama ini pihaknya telah menyalurkan sekitar 2.600 porsi makanan ke berbagai sekolah tanpa adanya keluhan dari penerima manfaat. Seleksi bahan baku dilakukan secara ketat, mulai dari proses pengolahan, pengemasan hingga pelabelan.

“Pengawasan kami lakukan langsung, mulai dari proses memasak sampai distribusi ke sekolah. Tujuannya menjaga kualitas dan daya simpan makanan,” katanya.

Olih menambahkan, menu yang disajikan setiap hari dibuat bervariasi dan mengandung protein hewani maupun nabati agar siswa tidak merasa jenuh. Selain itu, SPPG Jatimulya juga menyiapkan beberapa unit kendaraan khusus untuk memastikan makanan sampai tepat waktu dan dalam kondisi baik.

“Menu selalu kami variasikan dan wajib ada protein hewani serta nabati. Kami juga memiliki kendaraan khusus distribusi agar makanan tiba dengan baik,” jelasnya.

Pihaknya juga membuka ruang bagi penerima manfaat untuk memberikan saran maupun masukan terhadap menu yang disajikan. SPPG Jatimulya membatasi produksi maksimal 3.000 porsi per hari guna menjaga kualitas dan higienitas makanan.

“Kami terbuka terhadap masukan dari sekolah maupun siswa, dan produksi kami batasi maksimal 3.000 porsi per hari agar kualitas makanan tetap steril,” tambahnya.

Lebih lanjut, SPPG Jatimulya menjalankan operasional sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 115 Tahun 2025 tentang tata kelola penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Aturan tersebut menekankan evaluasi kepatuhan terhadap SOP higienis serta pengawasan keamanan pangan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Kami mengikuti ketentuan pemerintah dan instruksi pengawasan keamanan pangan oleh Badan Gizi Nasional,” pungkas Olih.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Upacara 17-an Kodim 0510/Trs, Kasad Ingatkan Bahaya Kemarau 2026
Pekerja PT Win Win Travel Goods Technologies Bentuk Serikat Pekerja FSPIP
Dana Desa di Pandeglang Rp4,9 Miliar Diduga Dibancak! KITA Banten Siap Gedor Kejagung
Diduga Tak Kantongi Izin SIPA, Pengeboran Air Tanah di Lebak Diminta Segera Dihentikan
Bupati Tangerang Buka Pembinaan Tahap IV Kafilah MTQ Kabupaten Tangerang
Wabup Intan Hadiri Penen Jagung Serentak Kuartal II Polres Metro Tangsel
Kodim 0601 Pandeglang Hadiri Launching 1.061 Titik KDKMP, Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan
LSM WGAB Soroti Dugaan Penimbunan Kayu Ilegal di Moswaren, APH Diminta Segera Bertindak
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:57 WIB

Upacara 17-an Kodim 0510/Trs, Kasad Ingatkan Bahaya Kemarau 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:53 WIB

Pekerja PT Win Win Travel Goods Technologies Bentuk Serikat Pekerja FSPIP

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa di Pandeglang Rp4,9 Miliar Diduga Dibancak! KITA Banten Siap Gedor Kejagung

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:35 WIB

Diduga Tak Kantongi Izin SIPA, Pengeboran Air Tanah di Lebak Diminta Segera Dihentikan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:53 WIB

Bupati Tangerang Buka Pembinaan Tahap IV Kafilah MTQ Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru