Pensiunan Krakatau Steel Ajukan Keluhan ke Dewan, Legisltor Berekasi

Avatar photo

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Konsolidasi dan Pemantapan PKPK di Kota Cilegon pada Kamis (12/2/2026) di hadapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari tingkat Kota hingga Pusat.

i

Keterangan foto : Konsolidasi dan Pemantapan PKPK di Kota Cilegon pada Kamis (12/2/2026) di hadapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari tingkat Kota hingga Pusat.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Cilegon – Sebanyak sekitar 6.000 pensiunan karyawan PT Krakatau Steel yang tergabung dalam Perjuangan Komunikasi Pensiunan Kastil (PKPK) mengajukan keluhan terkait ketidakberlanjutan kebijakan kenaikan dana pensiun sebesar 5 persen per tahun. Permintaan tersebut disampaikan dalam acara Konsolidasi dan Pemantapan PKPK di Kota Cilegon pada Kamis (12/2/2026) di hadapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari tingkat Kota hingga Pusat.

Ketua Panitia Konsolidasi PKPK, Dedi Juanda, menjelaskan bahwa sesuai aturan awal pendirian dana pensiun, kenaikan manfaat sebesar 5 persen setiap tahun seharusnya diberikan untuk mengantisipasi kenaikan harga akibat inflasi. Namun, kebijakan tersebut tidak lagi diterapkan mulai tahun 2021 hingga kini.

“Dana pensiun berasal dari potongan gaji kami selama bekerja ditambah kontribusi perusahaan. Awalnya dirancang ada kenaikan tahunan untuk menyesuaikan dengan inflasi, tapi sejak 2021 tidak ada lagi penyesuaian,” ujar Dedi.

Menurutnya, pihak pengelola Dana Pensiun Krakatau Steel (DPKS) menyampaikan alasan kondisi keuangan perusahaan yang kurang baik sebagai penyebab penghentian kenaikan. Meskipun memahami kesulitan perusahaan sebelumnya, para pensiunan berharap kebijakan tersebut dapat dikembalikan seiring dengan perbaikan kondisi keuangan perusahaan.

Anggota DPRD Provinsi Banten, Dede Rohana, yang menerima aspirasi tersebut mengaku baru pertama kali mendapatkan informasi langsung terkait permasalahan ini. Ia berencana untuk mengumpulkan data dan bahan terkait sebelum meminta klarifikasi kepada pihak DPKS.

“Dana pensiun seharusnya dikelola secara profesional dan tidak tergantung pada kondisi keuangan perusahaan. Keluhan para pensiunan cukup beralasan mengingat kebijakan kenaikan sudah terhenti selama lima tahun,” ujar Dede.

Ia juga berjanji akan melakukan tindak lanjut, baik dengan memanggil pihak terkait maupun melakukan kunjungan langsung jika diperlukan, untuk memperjuangkan hak para pensiunan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Bukan Hanya Bantuan, Perhatian Gubernur Andra Soni Jadi Sejuk Penenun Harapan Warga Kanaga
Jejak Nata Sutisna: Dari Purwakarta, Tunisia hingga Amerika untuk Belajar Membangun Perdamaian
Anggota Komisi II DPRD Lebak H. Karim Tinjau Pustu Keboncau, Desak Dinkes Segera Fungsikan
Terduga Pelaku Pencurian Lima Motor Diamankan Tim Elang Polsek Sorong Barat
Peresmian Hidroponik dan Budidaya Ikan Air Tawar Lapas Kelas I Medan
 Kajari Mahfuddin Cakra: Media Terpercaya Sahabat Penting Tegakkan Hukum dsn Kedamaian Bersama Rakyat
Dini Hari yang Mencekam di Kalijati: Siswi di Subang Terbangun, Pria Misterius Diduga Sudah Berada di Sisi Tempat Tidurnya
Tanah Bertuan Tanah Adat Desa Nifasi Bukan Milik Negara
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Bukan Hanya Bantuan, Perhatian Gubernur Andra Soni Jadi Sejuk Penenun Harapan Warga Kanaga

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Jejak Nata Sutisna: Dari Purwakarta, Tunisia hingga Amerika untuk Belajar Membangun Perdamaian

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Anggota Komisi II DPRD Lebak H. Karim Tinjau Pustu Keboncau, Desak Dinkes Segera Fungsikan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Terduga Pelaku Pencurian Lima Motor Diamankan Tim Elang Polsek Sorong Barat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Peresmian Hidroponik dan Budidaya Ikan Air Tawar Lapas Kelas I Medan

Berita Terbaru