DPRD Pandeglang Pesta Makan Rp 4 Miliar, KITA Banten: Tak Punya Empati

Avatar photo

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Pengurus DPW KITA Banten Agus Suryaman, Senin (23/2/2026)

i

Keterangan foto : Pengurus DPW KITA Banten Agus Suryaman, Senin (23/2/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Pandeglang – Alokasi dana “fantastis” untuk urusan konsumsi di lingkungan DPRD Kabupaten Pandeglang pada tahun anggaran 2026 kini menjadi sorotan publik. Data dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP mengungkap adanya puluhan paket pengadaan makan-minum yang totalnya menyentuh angka Rp 4 miliar.

​Yang paling mencolok, terdapat satu paket jumbo senilai Rp 3 miliar yang mendominasi total anggaran tersebut. Jika dirinci, dengan standar harga Rp 50.000 per porsi, anggaran ini mampu membiayai sekitar 80.000 porsi makanan dalam satu tahun anggaran.

​KITA Banten: “Hargai Perasaan Rakyat”
​Kondisi ini memicu reaksi keras dari Pengurus Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) Provinsi Banten, Agur Suryaman. Ia menilai perencanaan anggaran tersebut sangat tidak sensitif terhadap kondisi ekonomi masyarakat Pandeglang yang masih serba terbatas.

​”Ini bukan soal angka di atas kertas saja, tapi soal hati nurani. Di saat rakyat kita masih menjerit karena infrastruktur rusak dan layanan kesehatan yang minim, sangat ironis jika wakil rakyat justru sibuk mengalokasikan miliaran rupiah hanya untuk urusan perut,” tegas Agur Suryaman, Senin (23/2/2026).

​Agus menambahkan, alasan Sekretariat DPRD yang menyebut anggaran tersebut untuk konsumsi peserta reses bukanlah pembelaan yang kuat. Menurutnya, azas efisiensi harus tetap menjadi panglima dalam pengelolaan uang rakyat.

​”Alasan reses itu klasik. Pertanyaannya, apakah setiap rupiah yang dikeluarkan itu benar-benar sampai ke rakyat atau hanya formalitas administratif? Kami di KITA Banten menuntut efisiensi. Jangan sampai anggaran ini hanya menjadi beban fiskal daerah yang sebenarnya bisa dialihkan untuk kebutuhan yang lebih mendesak,” ucap Agus.

​Desakan Transparansi

​Lebih lanjut, Agus Suryaman mendesak agar pihak DPRD Pandeglang melakukan transparansi secara radikal mengenai detail rencana penggunaan anggaran tersebut. Publik berhak tahu frekuensi rapat, jumlah riil konstituen yang hadir, hingga standar harga yang digunakan.

​”DPRD adalah representasi rakyat, bukan sekadar lembaga birokrasi. Setiap sen uang pajak masyarakat harus dipertanggungjawabkan secara moral dan hukum. Kami akan terus mengawal ini agar tidak ada celah bagi pemborosan yang tidak perlu,” pungkasnya.

​Pembelaan Sekretariat DPRD
​Di sisi lain, Sekretaris DPRD Kabupaten Pandeglang, Suaedi Kurdiatna, berupaya menepis tudingan pemborosan tersebut. Ia mengklaim bahwa besaran anggaran itu sudah sesuai dengan perhitungan teknis untuk memfasilitasi aspirasi warga melalui kegiatan reses.

​”Anggaran itu untuk makan dan minum peserta reses, jadi langsung ke masyarakat dalam bentuk jamuan, bukan uang tunai. Perhitungannya jelas: 50 anggota dewan, masing-masing membawa 600 peserta dalam tiga kali masa reses, dengan standar harga Rp 50 ribu per orang,” dalih Suaedi.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ketua LSM WGAB Apresiasi Polda Papua Tengah Berantas Judi Togel di Nabire, Minta Pelaku Diproses Hukum
Sambut HUT Pekabaran Injil ke-78,Pj Sekda Papua Barat Daya Resmi Buka Woroth CUP 2026
Soroti PETI Amberbaken, LSM WGAB Minta Pemeriksaan Menyeluruh Termasuk Alat Berat dan Kawasan Konservasi
Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan
Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak
Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua
Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”
Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Ketua LSM WGAB Apresiasi Polda Papua Tengah Berantas Judi Togel di Nabire, Minta Pelaku Diproses Hukum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Sambut HUT Pekabaran Injil ke-78,Pj Sekda Papua Barat Daya Resmi Buka Woroth CUP 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Soroti PETI Amberbaken, LSM WGAB Minta Pemeriksaan Menyeluruh Termasuk Alat Berat dan Kawasan Konservasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak

Berita Terbaru