SPPG Sindangsari Diduga Langgar SOP dalam Penyaluran MBG di SMKN 1 Warunggunung

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik setelah ditemukan dugaan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindangsari Warunggunung. Kasus ini menimpa 524 siswa dan 46 dewan guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Warunggunung, Senin (2/3/2026).

Berdasarkan keterangan pengurus yang membawahi MBG di SMKN 1 Warunggunung, menu yang diterima sekolah dari SPPG Sindangsari hanya terdiri dari tiga kemasan susu, satu martabak, satu bungkus kecil kacang, satu roti, satu buah jeruk, satu pisang, dan satu apel. Bila dihitung secara nominal, totalnya hanya sekitar Rp12.000, jauh di bawah standar anggaran yang ditetapkan pemerintah.

Hal serupa diungkapkan wali murid dengan inisial BH. Ia menyatakan, Program ini sebenarnya sangat baik dan membantu, hanya saja SPPG perlu lebih sportif dalam mendistribusikan menu dan tidak mengambil keuntungan berlebihan.

Wali murid berharap SPPG melakukan evaluasi, terutama menyusun menu Ramadhan yang lebih sesuai dari sisi gizi dan daya tahan makanan.

Keprihatinan juga datang dari Ketua Komite SMKN 1 Warunggunung, Edy Yosep. Menurutnya, ini merupakan kejadian ketiga kali yang serupa.

“Pertama makanan datang dalam keadaan bau, kedua menu tidak sesuai, dan sekarang kembali tak sesuai,” ungkap Edy sambil menunjukkan bukti.

Ia menegaskan, jika tidak ada perubahan, pihak sekolah akan mempertimbangkan untuk pindah ke SPPG lain yang lebih profesional.

Sementara itu, Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Lebak, Asep, menyatakan dalam keterangan tertulis bahwa pihaknya akan menelusuri kebenaran dugaan pelanggaran SOP tersebut sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

Penulis : Welly

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru