Dinas Pendidikan Lebak: Sekolah Berhak Tunda MBG Jika Ada Indikasi Tidak Layak

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Doddy Irawan, menanggapi keluhan sejumlah orang tua siswa terkait menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Doddy menjelaskan, pada prinsipnya sekolah tidak memiliki kewenangan untuk menolak program pemerintah. Namun, pihak sekolah tetap memiliki ruang untuk menyampaikan keberatan apabila terdapat indikasi makanan yang disalurkan tidak layak atau berpotensi membahayakan kesehatan siswa.

“Sekolah memang tidak memiliki kewenangan mutlak untuk menolak program pemerintah. Tetapi jika ada indikasi makanan tidak layak atau berpotensi membahayakan kesehatan siswa, sekolah dapat menyampaikan keberatan atau menunda pembagian sambil menunggu evaluasi dari pihak yang berwenang,” ujar Doddy, Jumat (6/3/2026).

Ia menegaskan, sekolah juga tidak memiliki kapasitas untuk menilai apakah menu yang disediakan telah memenuhi standar gizi atau belum. Penilaian tersebut merupakan kewenangan instansi yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan dan gizi.

“Sekolah tidak memiliki keahlian untuk menilai standar gizi makanan. Penilaian itu dilakukan oleh instansi yang berwenang seperti Badan Gizi Nasional, SPPG, dinas kesehatan, serta tenaga ahli gizi,” jelasnya.

Meski demikian, Doddy menekankan bahwa sekolah tetap berperan sebagai pengawas pelaksanaan program di lapangan. Apabila secara kasat mata ditemukan makanan yang tidak layak, seperti diduga kedaluwarsa, berbau, atau kemasannya rusak, sekolah berhak menunda atau tidak membagikan makanan tersebut kepada siswa.

“Kalau secara kasat mata terlihat tidak layak, misalnya ada makanan yang diduga kedaluwarsa atau kondisinya tidak baik, tentu sekolah bisa menyampaikan keberatan dan menunda pembagiannya. Itu demi keselamatan siswa,” katanya.

Ia menambahkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak juga terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG di berbagai sekolah. Pihaknya saat ini tengah melakukan rekonsiliasi data terkait sekolah penerima program, jumlah siswa yang mendapatkan manfaat, hingga proses distribusi makanan dari SPPG.

“Kami melakukan rekonsiliasi data untuk mengetahui sekolah mana saja yang sudah menerima, berapa jumlah siswa yang mendapatkan, serta bagaimana pelaksanaannya di lapangan. Ini penting agar jika ada kendala bisa segera ditelusuri dan dicarikan solusi,” ungkapnya.

Doddy berharap seluruh pihak yang terlibat, mulai dari sekolah, penyedia layanan gizi, hingga instansi terkait, dapat bekerja sama agar program MBG berjalan optimal dan benar-benar memberikan manfaat bagi siswa.

“Tujuan utama program ini adalah meningkatkan pemenuhan gizi anak-anak. Karena itu, pengawasan harus berjalan baik agar makanan yang diberikan benar-benar aman dan layak dikonsumsi,” pungkas Doddy Irawan

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru