Puluhan Driver Ojol SBMR-FSEBUMI Datangi Kantor Maxim Madiun Tuntut Bonus Hari Raya 2026

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Madiun – Puluhan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Serikat Buruh Maxim Raya (SBMR) – Federasi Serikat Buruh Militan (FSEBUMI) mendatangi Kantor Perwakilan Maxim wilayah Madiun, Rabu (11/3/2026).

Mereka menuntut pembayaran Bonus Hari Raya (BHR) keagamaan sesuai Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/4/HK/.04.00/III/2026 tentang Pemberian Bonus Hari Raya Keagamaan Tahun 2026 bagi Pengemudi dan Kurir pada Layanan Angkutan Berbasis Aplikasi.

Aksi damai yang berlangsung sejak pagi itu dipimpin langsung oleh perwakilan SBMR, Aris Budiono. Dalam penyampaian tuntutannya, Aris menegaskan bahwa para driver ojol berhak mendapatkan BHR sesuai ketentuan pemerintah pusat.

“Kami hanya menuntut hak yang sudah diatur dalam surat edaran Menteri Ketenagakerjaan. Bonus Hari Raya ini bukanlah permintaan berlebih, melainkan kewajiban perusahaan aplikasi transportasi online untuk memberikan penghargaan kepada para pengemudi dan kurir yang telah bekerja keras sepanjang tahun,” ujar Aris Budiono kepada perwakilan Maxim di lokasi.

Menurut Aris, surat edaran tersebut secara jelas mengatur mekanisme dan besaran bonus yang harus diberikan oleh platform seperti Maxim kepada mitra pengemudinya. Ia menambahkan bahwa banyak driver di wilayah Madiun yang mengandalkan BHR ini untuk memenuhi kebutuhan lebaran mendatang.

Sementara itu, pihak Kantor Perwakilan Maxim wilayah Madiun menyatakan bahwa mereka tidak berwenang mengambil keputusan terkait tuntutan tersebut. Perwakilan Maxim mengatakan,

“Kami hanya kantor perwakilan daerah. Segala keputusan dan kebijakan mengenai bonus berada di kantor pusat. Jika ada keberatan, silakan disampaikan langsung ke pusat.”

Hingga akhir pertemuan, tidak ada kepastian atau komitmen konkret dari pihak Maxim mengenai realisasi pembayaran BHR. Para driver yang hadir terlihat kecewa dengan respons tersebut, namun tetap menjaga aksi secara tertib dan kondusif.

Menghadapi situasi ini, SBMR-FSEBUMI menyatakan akan melanjutkan perjuangan melalui jalur formal. Aris Budiono mengungkapkan rencana audiensi dengan Walikota Madiun maupun DPRD setempat dalam waktu dekat.

“Audiensi ini tidak hanya untuk Maxim saja, melainkan untuk semua aplikasi ojol yang beroperasi di Madiun. Kami ingin memastikan hak para driver terpenuhi secara menyeluruh sesuai regulasi pemerintah,” tegas Aris.

Para driver berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi dialog dengan perusahaan aplikasi agar bonus Hari Raya 2026 segera terealisasi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Upacara 17-an Kodim 0510/Trs, Kasad Ingatkan Bahaya Kemarau 2026
Pekerja PT Win Win Travel Goods Technologies Bentuk Serikat Pekerja FSPIP
Dana Desa di Pandeglang Rp4,9 Miliar Diduga Dibancak! KITA Banten Siap Gedor Kejagung
Diduga Tak Kantongi Izin SIPA, Pengeboran Air Tanah di Lebak Diminta Segera Dihentikan
Bupati Tangerang Buka Pembinaan Tahap IV Kafilah MTQ Kabupaten Tangerang
Wabup Intan Hadiri Penen Jagung Serentak Kuartal II Polres Metro Tangsel
Kodim 0601 Pandeglang Hadiri Launching 1.061 Titik KDKMP, Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan
LSM WGAB Soroti Dugaan Penimbunan Kayu Ilegal di Moswaren, APH Diminta Segera Bertindak
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:57 WIB

Upacara 17-an Kodim 0510/Trs, Kasad Ingatkan Bahaya Kemarau 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:53 WIB

Pekerja PT Win Win Travel Goods Technologies Bentuk Serikat Pekerja FSPIP

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa di Pandeglang Rp4,9 Miliar Diduga Dibancak! KITA Banten Siap Gedor Kejagung

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:35 WIB

Diduga Tak Kantongi Izin SIPA, Pengeboran Air Tanah di Lebak Diminta Segera Dihentikan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:53 WIB

Bupati Tangerang Buka Pembinaan Tahap IV Kafilah MTQ Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru