Terasmedia.co SUPIORI – Praktik perjudian toto gelap (togel) di Kabupaten Supiori, Papua, kembali menjadi sorotan masyarakat. Aktivitas ilegal tersebut diduga telah berlangsung cukup lama dan kini disebut semakin meluas hingga ke sejumlah kampung.
Warga menyebut penjualan nomor togel berlangsung secara terbuka di beberapa kampung. Bahkan, masyarakat menyoroti adanya seorang koordinator lapangan bernama Risky yang diduga mengendalikan jaringan perjudian tersebut.
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Pemantau Kinerja Aparatur Sipil Negara (Gempur), Sosbin Sitorus, S.Sos., mendesak aparat penegak hukum (APH) segera bertindak tegas dengan menangkap pihak yang diduga mengoordinasikan aktivitas perjudian itu.
Menurut Sosbin, pembiaran terhadap praktik perjudian yang berlangsung lama berpotensi merusak tatanan sosial masyarakat, terlebih jika aktivitas tersebut telah menjangkau hingga ke tingkat kampung.
“Jika benar praktik togel ini sudah lama berjalan dan bahkan menjamur sampai ke kampung-kampung, maka aparat penegak hukum tidak boleh tinggal diam. Polisi harus segera menangkap pihak yang diduga menjadi koordinator,” tegas Sosbin, Senin (6/4/2026).
Ia menilai lemahnya upaya pemberantasan perjudian berpotensi memicu berkembangnya berbagai penyakit sosial di tengah masyarakat. Karena itu, langkah tegas aparat dinilai sangat penting untuk menghentikan aktivitas togel sebelum semakin meluas.
Berdasarkan laporan masyarakat yang diterima pihaknya, LSM Gempur juga memastikan akan melayangkan surat resmi kepada Kapolda Papua, Irjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, agar jajaran kepolisian segera turun tangan melakukan penertiban terhadap dugaan praktik perjudian togel di Supiori.
“Jika aparat di daerah tidak bergerak, kami akan menyurati langsung Kapolda Papua agar persoalan ini mendapat perhatian serius,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, wartawan media ini masih berupaya menghubungi aparat penegak hukum maupun Pemerintah Kabupaten Supiori guna memperoleh konfirmasi terkait dugaan praktik perjudian yang berlangsung di wilayah tersebut.
Penulis : Abdullah
Editor : Redaksi












