Koalisi Relawan Prabowo-Gibran-Jokowi Laporkan Saiful Mujani dan Islah Bahrawi ke Bareskrim

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 12 April 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Sebanyak 13 organisasi yang tergabung dalam Koalisi Nasional Relawan pendukung Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Presiden ke-7 Joko Widodo, mendatangi Bareskrim Mabes Polri pada Jumat (10/4/2026).

Kedatangan mereka bertujuan untuk melaporkan Saiful Mujani dan Islah Bahrawi terkait dugaan pernyataan yang dinilai mengandung ajakan untuk menjatuhkan pemerintahan yang sah.

Salah satu pimpinan relawan yang hadir, David Pajung, menyampaikan bahwa laporan tersebut mengacu pada ketentuan dalam KUHP baru tahun 2023, yakni Pasal 193 dan Pasal 246.

“Pasal 193 mengatur tentang tindak pidana makar yang bertujuan menggulingkan pemerintah yang sah, sementara Pasal 246 terkait dengan tindakan menghasut atau mengajak masyarakat untuk melawan pemerintah,” tutur David.

Ia menambahkan, laporan tersebut telah dilengkapi dengan sejumlah bukti berupa video dan pemberitaan yang memuat pernyataan dari kedua pihak yang dilaporkan.

Menurut David, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Relawan All Cipayung Prabowo-Gibran Nusantara, situasi nasional saat ini membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, terutama di tengah upaya pemerintah menghadapi dampak konflik global.

“Dalam kondisi pemerintah tengah berupaya melindungi masyarakat dari dampak konflik Timur Tengah, seharusnya semua komponen bangsa memberikan dukungan dan masukan yang konstruktif, bukan justru membangun opini yang provokatif,” katanya.

Ia menilai, ajakan yang mengarah pada upaya menjatuhkan presiden dan wakil presiden merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan prinsip demokrasi dan berpotensi melanggar konstitusi.

David juga menyinggung sejumlah capaian pemerintah, salah satunya stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri di tengah tekanan global.

“Stabilnya harga BBM nasional di saat banyak negara mengalami kenaikan menunjukkan ketahanan energi Indonesia yang cukup kuat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya memandang pernyataan yang dinilai provokatif tersebut sebagai bentuk kegagalan memahami konstitusi serta bertentangan dengan prinsip demokrasi yang dianut Indonesia.

Adapun organisasi relawan yang turut hadir dalam pelaporan tersebut antara lain Gerakan Cinta Prabowo (GCP), BRN, RJ2, All Cipayung Prabowo-Gibran, GPNI, SHUSU, Mosato TV, Tim Hukum Merah Putih, JPKP, Garuda Astacita Nusantara, RAMPAS, Garuda Emas, dan Garda Rakyat 08.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kelangkaan BBM Kembali Melanda Sumut, LBH Medan: Menteri ESDM dan Dirut Pertamina Harus Dicopot
Poldasu Gelar Rakor Penanganan Antrean SPBU, Para Pihak Sepakati Percepatan Normalisasi Distribusi
Diduga Belum Bayar Pekerjaan Cut and Fill Rp662 Juta, Kades Panyirapan Dilaporkan Pengusaha
Bank Banten Salurkan Bantuan bagi Pihak Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang
Tak Puas Penjelasan BBWSC3, SEMARAK Ancam Laporkan Dugaan Masalah P3-TGAI ke Kementerian
Duduk Bersama Menentukan Arah Desa, Kampung Melayu Barat Gelar Musdes RKPDes 2027
Ketua DPRD Kota Serang Apresiasi Permainan Kolektif Spanyol Usai Singkirkan Prancis
Kapolda Banten Gaungkan Semangat pada Peringatan Hari Pajak Nasional 2026
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kelangkaan BBM Kembali Melanda Sumut, LBH Medan: Menteri ESDM dan Dirut Pertamina Harus Dicopot

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:45 WIB

Poldasu Gelar Rakor Penanganan Antrean SPBU, Para Pihak Sepakati Percepatan Normalisasi Distribusi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:42 WIB

Diduga Belum Bayar Pekerjaan Cut and Fill Rp662 Juta, Kades Panyirapan Dilaporkan Pengusaha

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:54 WIB

Bank Banten Salurkan Bantuan bagi Pihak Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:15 WIB

Tak Puas Penjelasan BBWSC3, SEMARAK Ancam Laporkan Dugaan Masalah P3-TGAI ke Kementerian

Berita Terbaru