5 RTLH Rampung, 15 Unit Masih Menunggu, Publik Diminta Awasi Kinerja Program Bedah Rumah

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TANGERANG, TerasMedia.co  – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perkim) mengklaim Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) terus berjalan di Kecamatan Sepatan Timur. Namun, di balik pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) yang digelar Sabtu (11/7/2026), capaian program masih menyisakan pekerjaan besar.

Dari total 20 unit RTLH yang menjadi target tahap pertama di Kecamatan Sepatan Timur, baru lima unit yang dinyatakan selesai dibangun atau sekitar 25 persen. Artinya, masih ada 15 rumah yang harus segera dituntaskan agar program tidak berhenti pada seremoni monitoring semata.

Monitoring yang melibatkan Dinas Perkim Kabupaten Tangerang, Ketua Kelompok Pelaksana Swakelola (KPS), tim pendamping, fasilitator, dan tenaga ahli disebut bertujuan memastikan kualitas bangunan sesuai standar teknis serta tepat sasaran.

Ketua KPS Kecamatan Sepatan Timur, Suhaemi, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan.

“Monitoring ini bertujuan memastikan pembangunan rumah layak huni berjalan dengan baik, berkualitas, dan sesuai perencanaan,” ujarnya.

Meski demikian, publik tentu menaruh harapan lebih dari sekadar laporan progres. Yang dibutuhkan masyarakat adalah kepastian seluruh rumah penerima bantuan dapat diselesaikan tepat waktu, dengan kualitas bangunan yang baik, tanpa mengurangi hak penerima manfaat.

Program RTLH selama ini menjadi salah satu program yang paling dinantikan masyarakat berpenghasilan rendah. Karena itu, pelaksanaannya harus terbuka, akuntabel, dan dapat diawasi publik, mulai dari proses penetapan penerima, penggunaan anggaran, hingga mutu hasil pembangunan.

Transparansi juga menjadi faktor penting agar tidak muncul persepsi bahwa monitoring hanya menjadi agenda administratif, sementara penyelesaian target di lapangan berjalan lambat.

Di sisi lain, manfaat program telah dirasakan oleh sebagian warga. Een Lestari, warga Kampung Gaga Kecil, Desa Gempol Sari, mengaku rumahnya yang sebelumnya bocor dan kerap tergenang air kini menjadi lebih layak ditempati.

“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih. Dulu rumah kami bocor dan sering becek ketika hujan, sekarang sudah dibangun menjadi lebih layak untuk ditempati,” katanya.

Apresiasi dari penerima bantuan menjadi bukti bahwa program RTLH memang dibutuhkan masyarakat. Namun, keberhasilan program tidak cukup diukur dari lima rumah yang telah selesai, melainkan dari kemampuan pemerintah menyelesaikan seluruh target tanpa keterlambatan, menjaga kualitas bangunan, serta memastikan bantuan benar-benar diterima warga yang memenuhi kriteria.

Dengan masih tersisanya 15 unit pada tahap pertama, masyarakat kini menunggu langkah konkret Dinas Perkim Kabupaten Tangerang untuk membuktikan bahwa program RTLH bukan sekadar pencapaian di atas kertas, melainkan solusi nyata bagi warga yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni. (Ardi)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan
Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak
Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua
Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”
Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu
Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu

Berita Terbaru