Talkshow on Air_ Bersama Harmony FM, Kakanwil BPN Banten

Teras Media

- Penulis

Jumat, 17 Februari 2023 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co, Serang – _Ceremony_ Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas atau GEMAPATAS 1 juta patok batas bidang tanah serentak di seluruh Indonesia telah dilaksanakan pada Jumat (3/2/2023) hingga Jumat (10/2/2023) lalu.

.
Di Provinsi Banten sendiri melakukan pemasangan patok sebanyak 28.000 dengan sebaran lokasi di 16 kecamatan dan 63 desa/kelurahan berpusat di Desa Ujung Tebu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang.
.
“Pemasangan tanda batas tanah bidang tanah merupakan kewajiban dari pemilik tanah dan bukan kewajiban BPN. Pengadaan patok batas tanah tidak dianggarkan namun ada metode lain pembiayaannya diantaranya dari CSR ( _Corporate Sosial Responbility_ -red),” ujar Rudi Rubijaya Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten dalam acara _Talkshow On Air_ 98,1 Harmony FM #SapaPagiIndonesia Rabu (15/2/2023).

Baca juga: GEMAPATAS di Provinsi Banten, Rudi Rubijaya Sampaikan Makna Anti Cekcok dan Anti Caplok
.
Rudi yang hadir di studio bersama Kepala Bagian Tata Usaha Osman Affan dan Kepala Bidang Survei dan Pemetaan Suwandi Prasetyo menuturkan pada kegiatan GEMAPATAS banyak sekali yang membantu masyarakat dalam mengadakan patok diantaranya Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), badan usaha dan masih banyak lagi.
.
Rudi menjelaskan bahwa tidak semua bidang tanah harus dipasang patok. Bidang tanah yang telah memiliki batas yang jelas misalnya sudah dipagar atau ditembok sekeliling tidak perlu memasang patok.
.
Harapannya kedepan masyarakat dapat mengetahui dan menyadari pentingnya memasang patok batas tanah untuk kepentingan masyarakat dalam menjaga batas tanahnya dan menyertipikatkan bidang tanah jika belum disertifikatkan.
.
Rudi menyampaikan target sertipikasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Provinsi Banten sebanyak 82.938 bidang tanah. Pada kegiatan PTSL kendala yang dihadapi diantaranya adalah banyaknya bidang yang belum memiliki tanda batas sehingga menyulitkan petugas ukur dalam melakukan pengukuran dan pemetaan. “Dengan adanya GEMAPATAS dan adanya dukungan dari Pak Pj Gubernur Banten yang langsung mendampingi masyarakat memasang patok batas tanah jadi lebih terpublikasi untuk mengajak masyarakat memasang tanda batas sebagai langkah awal untuk memberikan kepastian hak atas tanah dan menjaga tanahnya,” tutur Rudi. (Rls/4r)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

GAMMA Resmi Layangkan Surat Audiensi ke Inspektorat Lebak, Kawal Serius Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar
Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak
BCW Tegaskan: Kematian Dua Anak di Proyek KSCS Lebak Adalah Kelalaian Pidana
Anggaran Fantastis, Kualitas Dipertanyakan: GAMMA Kritik Proyek Jalan Rangkasbitung–Gajrug
Amanah Baru di Wilayah Strategis, Pradhana Probo Setyarjo Jadi Kajari Tangerang
GMBI Desak Kejari Lebak Tindaklanjuti Temuan BPK di PUPR, King Naga Beri Ultimatum 7×24 Jam
Kecelakaan Beruntun di Lebak, King Naga Soroti Sikap Tak Manusiawi Pengemudi Xpander
LBH Bogor Buka Posko Pengaduan Konsumen Vivo Mall Sentul
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:35 WIB

GAMMA Resmi Layangkan Surat Audiensi ke Inspektorat Lebak, Kawal Serius Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar

Kamis, 16 April 2026 - 10:42 WIB

Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak

Rabu, 15 April 2026 - 16:50 WIB

BCW Tegaskan: Kematian Dua Anak di Proyek KSCS Lebak Adalah Kelalaian Pidana

Rabu, 15 April 2026 - 10:03 WIB

Anggaran Fantastis, Kualitas Dipertanyakan: GAMMA Kritik Proyek Jalan Rangkasbitung–Gajrug

Selasa, 14 April 2026 - 22:56 WIB

Amanah Baru di Wilayah Strategis, Pradhana Probo Setyarjo Jadi Kajari Tangerang

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB