Proyek Spal U-dict di Kampung Sukadiri Dikomplen Warga

Teras Media

- Penulis

Rabu, 14 September 2022 - 03:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co TANGERANG – Proyek U-ditch di Kampung Sukadiri Rt 20/05 Desa Sukadiri Kecamatan Sukadiri dikeluhkan warga setempat.

Pasalnya, pengerjaan spal u-dict tersebut telah merusak fasilitas umum yaitu akses jalan paving block yang sudah ada, padahal bangunan paving block tersebut sebelumnya terlihat masih bagus sebagai akses warga setempat.

Pantauan awak media di lokasi selain merusak bagian sisi jalan paving block yang ada, hasil pembangunan spal u-dict tersebut juga terlihat tidak rapat banyaknya lubang yang membahayakan warga setempat dan pinggiran jalan pun banyak lubang bekas galian yang belum dirapihkan.

“Kerjaan nya amburadul, tidak rapih, masih banyak yang renggang, dan saya juga kena imbas dari proyek ini cape ngerapihin bekas tanah dan paving blok yang di galih tapi gak dirapihin lagi, saya minta buat dirapihin depan rumah saya itu kabarnya bahannya udah habis,” ucap warga setempat yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan Selasa (13/9/2022).

Baca juga : Smart Desak Polres Metro Tangerang Berantas Mafia Tanah

Diketahui kegiatan pembangunan yang berjudul koordinasi pemeliharaan prasarana dan sarana pelayanan umum ini semestinya meningkatkan infrastruktur lingkungan yang rapih dan indah melainkan bukan malah sebaliknya merusak akses jalan yang ada.

“Seharusnya mandor ada di saat akan selesainya pekerjaan ini untuk merapihkan kerjaannya biar ga terlihat acak -acakan,” keluh warga.

“Pihak pegawai nya ga kelihatan ini pengawasnya. Harusnya ada,” sambung warga

Ditempat terpisah Kasi Ekonomi dan Pembangunan (ekbang) Kecamatan Sukadiri Zainal saat di konfirmasi membenarkan bahwa kegiatan tersebut salah satu pekerjaan Kecamatan Sukadiri, hanya saja pihaknya tidak menyebutkan siapa pihak ke tiga nya.

“Saya kurang tau nih, nanti saya cari tau ya, ke pihak pelaksana,” ucap Zainal Kasi Ekbang. (Bandi)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

GAMMA Resmi Layangkan Surat Audiensi ke Inspektorat Lebak, Kawal Serius Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar
Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak
BCW Tegaskan: Kematian Dua Anak di Proyek KSCS Lebak Adalah Kelalaian Pidana
Anggaran Fantastis, Kualitas Dipertanyakan: GAMMA Kritik Proyek Jalan Rangkasbitung–Gajrug
Amanah Baru di Wilayah Strategis, Pradhana Probo Setyarjo Jadi Kajari Tangerang
GMBI Desak Kejari Lebak Tindaklanjuti Temuan BPK di PUPR, King Naga Beri Ultimatum 7×24 Jam
Kecelakaan Beruntun di Lebak, King Naga Soroti Sikap Tak Manusiawi Pengemudi Xpander
LBH Bogor Buka Posko Pengaduan Konsumen Vivo Mall Sentul
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:35 WIB

GAMMA Resmi Layangkan Surat Audiensi ke Inspektorat Lebak, Kawal Serius Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar

Kamis, 16 April 2026 - 10:42 WIB

Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak

Rabu, 15 April 2026 - 16:50 WIB

BCW Tegaskan: Kematian Dua Anak di Proyek KSCS Lebak Adalah Kelalaian Pidana

Rabu, 15 April 2026 - 10:03 WIB

Anggaran Fantastis, Kualitas Dipertanyakan: GAMMA Kritik Proyek Jalan Rangkasbitung–Gajrug

Selasa, 14 April 2026 - 22:56 WIB

Amanah Baru di Wilayah Strategis, Pradhana Probo Setyarjo Jadi Kajari Tangerang

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB