Bandara Bali Utara Solusi Atasi Kemiskinan dan Mitigasi Tsunami

Teras Media

- Penulis

Kamis, 28 Juli 2022 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co Jakarta – Lokasi Bandar udara IGusti Ngurah Rai terletak dipesisir selatan pulau Bali yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Di bawah laut yang sama, beberapa ratus kilometer selatan Bali, terletak salah satu zona tumbukan tektonik utama Bumi, yang merupakan sumber utama gempa bumi yang berpotensi TSUNAMI.

Dengan demikian, lokasi Bandara saat ini IGusti Ngurah Rai sebagai daerah berisiko tinggi TSUNAMI , namun kapan waktunya terjadi tidak dapat diprediksi.
Dimasa lalu Bali pernah mengalami gempa bumi dan tsunami besar.

Apa dampaknya jika analisa para ahli geologi tersebut menimpa Bali ?
Sudah pasti Bandara IGusti Ngurah Rai akan lumpuh total dan untuk me rekonstruksinya bisa memakan waktu tahunan , yang mana berdampak pariwisata Bali akan mati suri lagi seperti halnya pada saat pandemi covid 19 yang lalu.

Baca juga : Ungkap Kasus Brigadir J, Kidung Tirto Dukung Kapolri Bentuk Tim Khusus

Seandainya Pada saat konferensi tingkat tinggi yang dihadiri banyak kepala negara lalu terjadi Tsunami di Bali ? ke Bandara mana para kepala negara dan delegasi tersebut dievakuasi? melalui darat dan atau laut?. Kesiapsiagaan adalah kunci menghadapi Tsunami.

Dalam rangka mengantisipasi bencana alam tersebut maka Pemerintah membuat program Pembangunan Bandara baru di Bali Utara sebagai MITIGASI BAHAYA TSUNAMI. Disamping itu faktor KEMISKINAN yang sangat tinggi di wilayah Bali utara yang mendorong Presiden Jokowi menerbitkan Peraturan Presiden Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (Perpres PSN) no 109 th 2020.

Masyarakat Bali utara terutama daerah Buleleng, Bangli dan Karang asem masih ada sekitar 71 ribu rakyat miskin yang menaruh harapan besar agar Perpres PSN ) ini tetap dipertahankan dan bandar udaranya segera dibangun di Kecamatan KUBUTAMBAHAN, karena tanah untuk bandara sudah teratasi dan sudah tersedia , terhampar luas ribuan hektar tanah ladang kosong dan kering.

Bahkan banyak sekali Investor baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang berminat membiayai pembangunan bandara ini asalkan Pemerintah memberikan kepastian hukum terhadap perizinan dan lokasi tetap konsisten sesuai dengan hasil studi kelayakan yang dibuat oleh Dirjen Perhubungan Udara .

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rupiah dan IHSG Melorot, Pemerintah Mesti Kembalikan Kepercayaan Pasa
Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis
Peti Kemas Terkunci, Napas Industri Domestik Tercekik
SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)
Terharu! Bulog Datang ke Sawah, Petani Warunggunung Ucap Terima Kasih
Ketua Umum HIPPI Jakarta Selatan: Ekonomi Global 2026 Masuk Fase “Fragile Stability”, Pengusaha Harus Adaptif dan Strategis
Bulog Resmi Luncurkan Bantuan Pangan Jelang Lebaran untuk Lebak-Pandeglang
Gotong Royong Bulog dengan Pemda, Harga Bahan Pokok Lebak-Pandeglang Tetap Terjangkau di Ramadan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:40 WIB

Rupiah dan IHSG Melorot, Pemerintah Mesti Kembalikan Kepercayaan Pasa

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:35 WIB

Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:48 WIB

Peti Kemas Terkunci, Napas Industri Domestik Tercekik

Minggu, 19 April 2026 - 19:52 WIB

SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)

Jumat, 17 April 2026 - 15:19 WIB

Terharu! Bulog Datang ke Sawah, Petani Warunggunung Ucap Terima Kasih

Berita Terbaru

Nasional

Pakar Sebut Hal Konyol Jokowi Bajak Kader PDIP

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:06 WIB

Daerah

Hijrah Fest 1448 H Legok: Rawat Tradisi, Cetak Generasi Emas

Selasa, 16 Jun 2026 - 23:56 WIB