Tok, Kemenag Tetapkan Idul Fitri Sabtu 22 April 2023

Teras Media

- Penulis

Kamis, 20 April 2023 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Menteri Agama, Yaqut di Gedung Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Jakarta, Kamis (20/4/2023).

i

Keterangan foto : Menteri Agama, Yaqut di Gedung Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Jakarta, Kamis (20/4/2023).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Kementerian Agama telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1444 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada hari Sabtu, 22 April 2023.

Dalam proses penetapan tersebut, Tim Hisab dan Rukyat Kemenag RI telah melakukan usaha yang maksimal, namun sayangnya hasilnya menunjukkan bahwa hilal tidak terlihat.

Kemenag memberikan jaminan bahwa penetapan ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan telah mempertimbangkan berbagai aspek yang relevan. Kami berharap penetapan ini dapat memperkuat persatuan dan kesatuan umat Islam di Indonesia.

“Berdasarkan hasil hisab, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah berada di atas ufuk dan tidak memenuhi kriteria MABIMS baru, serta tidak terdapat laporan melihat hilal. Oleh karena itu, dalam sidang isbat tadi telah dicapai kesepakatan untuk menetapkan 1 Syawal 1444 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 22 April 2023 Masehi,” kata Yaqut dalam konferensi pers di kantor Kemenag, Kamis (20/4/2023).

berharap agar apabila terjadi perbedaan dalam pelaksanaan Idulfitri, baik pada hari ini maupun di hari-hari mendatang, masyarakat Indonesia menunjukkan kedewasaan politik dengan tidak memperkeruh situasi dan menghindari tindakan yang dapat menimbulkan konflik.

Yaqut minta diharapkan masyarakat dapat mengedepankan semangat musyawarah untuk mencari titik temu yang dapat menyelesaikan perbedaan tersebut. Hal ini merupakan suatu keharusan dalam menjaga keutuhan dan persatuan bangsa, terutama di tengah situasi yang masih sulit akibat pandemi COVID-19 dan kondisi sosial politik yang sedang dihadapi oleh negara kita saat ini.

“Kita harus memberikan toleransi, kita harus melihat toleransi, kita harus saling menghargai dan saling bertoleransi satu dengan yang lain,” tegasnya.

Senada dikatakan, Ketua Komisi VIII DPR RI, Ashabul Kahfi mengatakan, Kementerian Agama sudah menetapkan 1 Syawal 1444 Hijriah jatuh pada tanggal 22 April.

Dia melihat sidang isbat ini adalah bagian dari penghormatan pemerintah terhadap Umat Islam di Indonesia. Oleh karena itu, keputusan sidang isbat tidak boleh dibawa kemana-mana termasuk dibawa ke ranah politik.

“Hasil sidang isbat ini, menurut saya, justru harus dijadikan sebagai sarana untuk memperkokoh ukhuwah di kalangan Umat Islam. Semua pihak diharapkan untuk menghormati keputusan berbagai pihak dalam penentuan 1 Syawal,” kata Ashabul Kahfi.

Menurutnya, bagi yang menetapkan lebih awal dari keputusan pemerintah sepatutnya menghormati Umat Islam yang masih menyempurnakan puasanya di hari terakhir.

“Demikian pula mereka yang sudah berbuka, diharapkan tidak makan dan minum di sembarang tempat atau makan minum secara vulgar sebagai bentuk penghormatan bagi masyarakat yang masih ingin menyempurnakan puasanya sampai di hari ke-30,” tuturnya.

Ashabul menegaskan, atas nama Ukhuwah Islamiyah pula, perbedaan yang sudah sangat sering terjadi seperti ini tidak perlu diperdebatkan, apalagi perdebatan tersebut mengarah pada debat kusir yang tidak perlu.

“Masing-masing pihak pasti memiliki argumentasi dan aqli untuk membenarkan pandangannya. Sejauh ini para ulama belum bisa menyatukan argumen yang satu dengan argumen yang lain. Karena itu pandangan-pandangan yang berbeda ini seharusnya memiliki kedudukan yang sama, sama-sama benar sesuai dengan manhaj dan pendekatan yang dipakai,” terangnya.

Dia pun mengimbau pemerintah pusat dan daerah untuk tetap memberi ruang dan memfasilitasi Umat Islam yang akan melaksanakan Salat Ied yang mungkin saja lebih awal dari ketetapan pemerintah.

Sebagai informasi, Muhammadiyah telah menetapkan sebelumnya kalau 1 Syawal 1444 Hijriah jatuh pada hari Jumat 21 April 2023. FERIS PAKPAHAN

 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai
Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung
Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba
Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian
Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara
Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Gagap Data Anggaran, Menteri Pariwisata Layak Di-Reshuffle
BCW Tegaskan: Kematian Dua Anak di Proyek KSCS Lebak Adalah Kelalaian Pidana
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 19:19 WIB

Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai

Kamis, 16 April 2026 - 19:06 WIB

Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung

Kamis, 16 April 2026 - 07:24 WIB

Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian

Kamis, 16 April 2026 - 01:37 WIB

Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB