Legislator Gerindra Minta Bawaslu Optimal di Pemilu 2024

Teras Media

- Penulis

Kamis, 21 September 2023 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Anggota Komisi II DPR RI Difriadi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar menjalankan tugas pengawasannya terhadap pelaksanaan Pemilu lebih optimal, Kamis (21/9/2023)

i

Keterangan foto : Anggota Komisi II DPR RI Difriadi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar menjalankan tugas pengawasannya terhadap pelaksanaan Pemilu lebih optimal, Kamis (21/9/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Anggota Komisi II DPR RI Difriadi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar menjalankan tugas pengawasannya terhadap pelaksanaan Pemilu lebih optimal lagi. Hal tersebut dia tegaskan saat Rapat Konsultasi terkait Peraturan Komisi Pemilhan Umum dan Perbawaslu,di Jakarta,Rabu (20/9/2023).

“Saya meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar menjalankan tugas pengawasannya terhadap pelaksanaan Pemilu lebih optimal lagi,” kata Difriadi.

Menurut, Difriadi, Pendistrlibusian perlengkapan pemungutan suara perlu ada pengawasan yang lebih optimal. Kata Difriadi, terutama pasca penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Pendistrlibusian perlengkapan pemungutan suara perlu ada pengawasan yang lebih optimal. Kata Difriadi, terutama pasca penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS),” ucap Difriadi Legislator asal daerah Pemilihan Provinsi Kalimantan Selatan II.

Selain pengawasan, kata Difriadi saat pendistribusian perlengkapan perlu juga di lakukan pengawasan terhadap hasil penghitungan di kotak suara. Tujuanya, kata Difriadi agar tidak ada perbedaan antara hasil di tempat pemungutan Suara dengan website KPU (Komisi Pemilihan Umum).

“Pada saat selesai penghitungan suara,banyak di temui kasus perbedaan penghitungan suara antara yang di kotak suara dengan yang di tampilkan website KPU,” jelas Difri.

Difriadi meminta agar Bawaslu menerapkan stretegi yang lebih baik dalam pengawasan pelaksanaan pemilu tahun 2024las nanti. Sehingg, kejadian perbedaan suara di TPS dengan tampilan website KPU tidak berbeda seperti pengalaman pemilu terdahulu.

“Bagaimana strategi Bawaslu mengawasi agar data di kotak suara itu sama dengan website KPU,agar tidak terjadi perbedaan yang sangat besar”,tegas Difriadi.

Apalagi saat ini dukungan pendanaan pada KPU sangat besar terutama dalam pengadaan dan dukungan terhadap teknologi yang di gunakan demi kelancaran pelaksanaan Pemilu tahun 2024.

“Apalagi sistim pengadaan website KPU juga sudah menghabiskan dana yang cukup besar,” tutup Difriadi.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai
Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung
Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba
Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian
Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara
Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Gagap Data Anggaran, Menteri Pariwisata Layak Di-Reshuffle
BCW Tegaskan: Kematian Dua Anak di Proyek KSCS Lebak Adalah Kelalaian Pidana
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 19:19 WIB

Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai

Kamis, 16 April 2026 - 19:06 WIB

Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung

Kamis, 16 April 2026 - 07:24 WIB

Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian

Kamis, 16 April 2026 - 01:37 WIB

Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB